Hujan Angin di Bogor Sapu Atap Rumah di Perumahan Alam Sinarsari, Tidak Ada Korban, Kerugian Puluhan Juta !

Bagikan

BOGOR , KORAN INDONESIA – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kawasan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengakibatkan sebuah atap rumah milik Melvi di Jl Gladiol RT 04 RW 04 Perumahan Alam Sinarsari terlepas tersapu angin pada pukul 17.00 WIB Selasa, 23/09/2025.

Peristiwa tersebut direspon cepat Camat Dramaga, Atep S Sumaryo, Kepala desa Sinarsari Ukon, Babinsa desa Sinarsari, Rohmat mendatangi lokasi rumah yang atapnya di lantai dua hilang seluruhnya tersapu angin.

Hujan Angin Sapu Atap Rumah Warga

“Saat hujan angin di lantai dua kebetulan lagi kosong anak saya belum pulang, Ia dan istri beserta anak yang lainnya sedang di lantai bawah, saat hujan disertai angin itu, awalnya di atas ada bunyi ‘beledug’ sebanyak tiga kali, dan yang terakhir bunyi keras langsung seluruh atap rumah hilang tersapu angin,”kata Melvi.

Kronologi Kejadian

Hujan turun sekitar jam 5 sore, awalnya hujan biasa saja, setiap kali hujan juga tidak pernah bermasalah dengan atap rumah. Namun hujan sore tadi tiba- tiba disertai angin kencang seperti berputar. Awalnya ada bunyi beledug – beledug kena dinding tembok, lalu setelah bunyi itu hilang atap rumah langsung terangkat.

“Atap rumah memang terbuat dari baja ringan dan spandek, setelah tersapu angin kita juga belum tahu atap rumah itu terbawa angin kemana, belum sempat mencari keburu malam, baru besok siang akan kita cari,”ujarnya.

Kemudian Melvi mengungkapkan, pasca atap rumahnya hilang tersapu angin, langkah yang dilakukannya memutus arus listrik ke lantai atas untuk pengamnan. Selanjutnya Ia menyelamatkan barang – barang elektronik di tengah air hujan masuk ke lantai atas rumahnya.

“Barang elektronik alhamdulillah bisa diselamatkan, namun kasur bantal dan seluruh pakaian di lantai atas basah semuanya,”ucap Melvi.

Warga Terdampak

Akibat peristiwa tersebut sedikitnya 1 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 6 jiwa terdampak. Mereka semuanya berkumpul di lantai bawah dalam keadaan kotor karena puing – puing bangunan yang terbawa air hujan ke lantai dasar.

“Ya kami terpaksa untuk malam ini tidur di lantai bawah semua dalam keadaan kotor, besok pagi baru kita akan bersih – bersih, untuk sementara lantai atas dikosongkan dan untuk pengamanan agar air hujan tidak masuk mungkin akan ditutup sementara menggunakan terpal,”ujarnya.

Perkiraan Kerugian

Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta. Dan Melvi menyampaikan terima kasih kepada Pak Camat, Pak Lurah, Pak Babinsa serta Pengurus wilayah yang telah datang melihat kondisi rumahnya. Dan pak Kades Terima kasih atas bantuan terpalnya.

“Kami mohon do’a dari semua pihak, semoga kerusakan rumah dapat segera diperbaiki. Namun demikian jika ada bantuan dari pemerintah Alhamdulillah, mungkin sedikit bisa meringankan kami sekeluarga,”tandas Melvi.***

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top