Tips untuk Menghadapi Interview Pekerjaan

Bagikan

DEPOK, KORAN INDONESIA – Dalam proses rekrutmen, wawancara biasanya menjadi tahap penentuan.

Sehingga, kamu akan berhadapan langsung dengan perekrut untuk menunjukkan kepribadian, kemampuan, dan kesesuaian dengan posisi yang dilamar.

1. Pelajari Profil Perusahaan

Sebelum datang ke sesi wawancara, pahami lebih dulu latar belakang perusahaan, visi-misi, produk, serta budaya kerjanya.

Informasi ini bisa kamu temukan di situs resmi atau media sosial perusahaan.

Pengetahuan tersebut akan membantumu menjawab pertanyaan dengan relevan sekaligus menunjukkan keseriusan.

2. Pahami Posisi yang Dilamar

Ketahui deskripsi pekerjaan dan keterampilan yang dibutuhkan.

Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan jawaban agar menonjolkan kemampuan dan pengalaman yang relevan.

Misalnya, jika posisi yang kamu lamar adalah guru, maka tonjolkan pengalaman dalam mengajar, seperti cara menghadapi siswa yang kesulitan di kelas dan masalah lainnya.

Atau, bila anda belum memiliki pengalaman, maka tunjukkan pemahamanmu akan hal-hal yang menunjang pekerjaan tersebut, seperti tanggapanmu mengenai kurikulum saat ini dan lain sebagainya.

3. Latih untuk Menjawab Pertanyaan-Pertanyaan Umum

Beberapa pertanyaan klasik hampir selalu muncul, seperti:

– Ceritakan tentang diri Anda.
– Apa kelebihan dan kekurangan Anda?
– Mengapa kami harus menerima Anda?
– Apa rencana Anda dalam lima tahun ke depan?

Latihlah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan jujur, singkat, dan fokus pada hal-hal yang menunjukkan nilai tambah dirimu sebagai kandidat.

4. Perhatikan Penampilan

Kesan pertama sangatlah penting.

Gunakan pakaian yang rapi dan sesuai dengan budaya perusahaan.

Untuk perusahaan formal, gunakan kemeja dan celana bahan atau blazer.

Sementara untuk perusahaan kreatif, gaya kasual yang rapi juga bisa diterima.

Jangan lupa untuk menjaga kebersihan diri dan aroma tubuh agar tetap segar selama wawancara.

5. Datang Tepat Waktu

Datang terlambat dapat menimbulkan kesan tidak profesional.

Usahakan tiba di lokasi wawancara 10–15 menit lebih awal.

Jika wawancara dilakukan secara daring, pastikan koneksi internet stabil, perangkat berfungsi baik, dan lingkungan sekitar tenang.

6. Tunjukkan Sikap Positif dan Percaya Diri

Selama wawancara, jaga kontak mata, senyum, dan gunakan bahasa tubuh yang membuatmu terlihat terbuka.

Dengarkan juga dengan seksama pertanyaan pewawancara sebelum menjawab.

Hindari nada bicara yang terlalu cepat atau terlalu pelan, dan tunjukkan antusiasme terhadap posisi yang kamu lamar.

7. Siapkan Pertanyaan Balik

Di akhir sesi, pewawancara biasanya memberikan kesempatan untuk bertanya.

Gunakan momen ini untuk menunjukkan ketertarikanmu terhadap perusahaan.

Misalnya:

– Bagaimana budaya kerja di tim ini?
– Apa tantangan utama dalam posisi ini?

Pertanyaan semacam ini menunjukkan bahwa kamu benar-benar peduli dan ingin tahu tentang posisi yang ingin kamu lamar di perusahaan tersebut.

8. Jujur dan Autentik

Jadilah diri sendiri, dan jangan mencoba untuk menjadi orang lain demi terlihat sempurna.

Perekrut lebih menghargai kejujuran daripada jawaban yang dibuat-buat.

Jika kamu belum menguasai suatu hal, ungkapkan dengan jujur namun sertakan juga niat untuk belajar.

9. Lakukan Tindak Lanjut (Follow Up)

Setelah wawancara, kirimkan pesan singkat atau email ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan.

Langkah kecil ini dapat meninggalkan kesan profesional dan sopan, sekaligus menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik dengan posisi tersebut.

10. Evaluasi Diri Setelah Interview

Catat pertanyaan yang sulit dan bagaimana kamu menjawabnya.
Karena, hal tersebut akan membantumu memperbaiki diri untuk wawancara berikutnya, terutama jika hasilnya belum sesuai harapan.

DPR dan Masyarakat Apresiasi Langkah Menteri LH akan Cabut Sanksi Belasan KSO Ekowisata di Puncak Bogor

Scroll to Top