BOGOR, KORAN INDONESIA – Bantuan Keuangan Infrastruktur atau Satu Miliar Satu Desa (Samisade) Pemkab Bogor tahap I Tahun 2025, direalisasikan Pemerintah desa Sinarsari pada pembangunan Infrastruktur jalan poros desa di Kp Lampingsari RT 05 RW 02, desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Warga Lampingsari dan sekitarnya menyambut baik dibangunnya infrastruktur jalan poros desa, karena jalan tersebut menjadi jalan penghubung dua desa yakni Kp Lampingsari, desa Sinarsari dengan Kp Bojongsari, desa Neglasari.
Diketahui, Dua kampung tersebut semula memiliki akses jalan hanya satu pintu masuk dan keluar, warga Kp Lampingsari akses keluar masuk melalui komplek perumahan Alam Sinarsari sedangkan warga Kp Bojongsari melalui jalan Gg Saluyu.
Tuntasnya pembangunan jalan poros desa yang dilaksanakan oleh pemerintah desa Neglasari pada Samisade Tahun 2024 dan dan Pemerintah desa Sinarsari pada Samisade Tahun 2025. Warga dua kp tersebut kini memiliki jalan tembus dari dan ke komplek perumahan Alam Sinarsari maupun sebaliknya.
Kepala desa Sinarsari, Ukon mengatakan bahwa pemerintah desa Sinarsari merealisasikan bantuan keuangan infrastruktur kepada pembangunan poros jalan desa yang menghubungkan dua desa.
Anggaran Samisade tahap I sebesar Rp 600 juta direalisasikan pada pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan Betonisasi Jalan. Adapun volume pekerjaannya sebagai berikut ;
“Volume TPT (P. 162M x T.2,5M x L.0,03M) dan Volume Betonisasi (P.66M x L.3M x T.0,15M) dengan durasi waktu 30 hari kalender,” Kata Ukon Selasa, 04/11/2025.
Selanjutnya Ia mengungkapkan, meskipun pencairan anggaran Samisade desa Sinarsari paling terakhir di Kecamatan Dramaga, namun Alhamdulillah proyek pembangunan jalan poros desa bisa diselesaikan tepat waktu.
“Proyek pekerjaan itu kami mulai di awal Oktober dan selesai diakhir bulan Oktober 2025, atau selama 30 hari, dengan mengerahkan tenaga kerja lokal sekitar 20 orang,”ujarnya.
Selain itu, pada pembukaan jalan baru tersebut, pihaknya juga mendatangkan alat berat Ekskavator untuk membongkar dapuran rumpun bambu serta membentuk tanah menjadi jalan. Lalu untuk pengerasan tanah pihaknya juga mendatangkan alat berat berupa mesin stumb.
“Setelah pembuatan TPT selesai lalu pemadatan tanah dan kami melakukan pengecoran jalan menggunakan cairan beton ukuran K250,”Tegasnya.
Monitoring Evaluasi (Monev)
Lantas Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini sudah rampung 100% dan telah dilakukan monitoring evaluasi (Monev) oleh tim dari Kecamatan Dramaga. Dan pada saat monev dilakukan tidak ada koreksi apapun, hasil pembangunan jalan tersebut, disebutkan tim Monev sesuai RAB perencanaan.
“Alhamdulillah hasil monev yang dilakukan tim dari Kecamatan Dramaga menyatakan sesuai dengan RAB perencanaan. Karena hasil monev merupakan sebuah persyaratan pencairan anggaran Samisade tahap II, kami harapkan tidak ada permasalan dan pencairan anggaran bisa tepat waktu, untuk menyelesaikan pembangunan TPT di wilayah RW 01 Kp Cibeureum Tengah,”imbuhnya.
Dibangunnya jalan poros desa ini pihaknya berharap dapat memperlancar dan mempercepat mobilitas warga, barang dan jasa serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kami harapkan jalan penghubung ini dapat bermanfaat untuk masyarakat, mempercepat mobilitas masyarakat juga perekonomian di dua kampung itu bisa tumbuh,”ucapnya.
“Dan kami atas Pemerintah dan masyarakat desa Sinarsari menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) yang telah merealisasikan anggaran untuk pembangunan jalan di desa Sinarsari,” pungkas Ukon.***



