BANDUNG, KORAN INDONESIA – Fenomena yang umum terjadi dimana karya-karya lukisan justru populer atau dikenal banyak orang setelah para senimannya tiada dapat dijelaskan meski terkesan ironi.
Bagaimana tidak, bisa saja para pelukis tersebut selama hidupnya kesulitan untuk menghidupi dirinya sendiri karena ketidakstabilan penghasilan yang dimiliki.
1. Kelangkaan
Ketika seorang pelukis tiada maka otomatis tidak akan ada lagi produk-produk yang dihasilkan, hal inilah yang menjadikan karya-karyanya bersifat langka.
Selain langka, karya-karya tersebut juga menjadi eksklusif karena tidak akan pernah bisa diperbanyak lagi.
Bagi kolektor maupun kurator, eksklusivitas tersebut dapat menjadi investasi karena nilai lukisan berubah menjadi lebih tinggi bahkan berkali-kali lipat.
2. Revaluasi dan Perspektif Sejarah
Kematian seringkali memberi jarak yang cukup panjang untuk revaluasi atau menilai kembali karya-karya seniman berdasarkan konteksnya.
Konteks yang dimaksud bisa karena pada masa senimannya masih hidup, lukisan yang dibuat mengandung pesan yang kontradiktif dengan masyarakat secara umum atau yang sedang berkuasa sehingga akan menjadi bahaya bila seniman tersebut mempublikasikannya.
Atau, para ahli seni baru menemukan seberapa besar pengaruh dari lukisan-lukisan tersebut terhadap peradaban.
Selain itu, bisa juga sebuah lukisan memiliki nilai yang lebih tinggi karena dilihat dari sejarahnya, contohnya Van Gogh yang melukis sambil melawan penyakit mental yang diderita sehingga karya-karyanya memiliki daya tarik tersendiri.
3. Permintaan dari Berbagai Pihak
Beberapa pihak seperti pewaris, kurator, dan kolektor biasanya berperan aktif dalam mempromosikan atau menyelenggarakan pameran lukisan besar-besaran.
Sehingga, melalui pameran-pameran tersebut, reputasi maupun keberadaan para seniman yang dipamerkan meningkat.
Selain itu, karya seniman yang telah tiada dianggap sebagai investasi yang lebih stabil dan terbukti secara historis karena memiliki nilai yang tinggi.
4. Nilai Artistik yang Tak Lekang Oleh Waktu
Meskipun begitu, pada akhirnya lukisan-lukisan klasik populer biasanya memiliki kedalaman makna dan keunikan tersendiri.
Keunikan tersebut bisa berbentuk teknik yang digunakan maupun ide yang tertuang sehingga menjadikan karya-karya tersebut terasa orisinil.
Karena berangkat dari kejujuran para seniman dalam melukis pula yang membuat karya-karyanya bisa dinikmati oleh lintas generasi dan zaman.



