BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor merealisasikan anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat tahun 2025, membangun jalan desa di Kp Cikiruh RT 002 dan 005 RW 003 dengan aspal hotmix.
Kepala desa Petir, H Sukardi saat ditemui koran Indonesia.net di lokasi mengatakan bahwa Banprov Jawa Barat tahun 2025, pemerintah desa Petir merealisasikannya pada pembangunan infrastruktur jalan desa dengan aspal hotmix.
“Kami membangun infrastruktur jalan desa dengan aspal hotmix. Dan volume pekerjaan tersebut P. 235m x L. 2,40m x T. 0,03m,” kata Sukardi Rabu, 26/11/2025.
Jumlah Banprov Diterima desa Petir
Selanjutnya Sukardi menegaskan bahwa jumlah keuangan dari Banprov Jabar yang diterima Pemdes Petir sebanyak Rp 130 juta.
“Dari jumlah tersebut kami realisasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan desa dengan aspal hotmix sebesar Rp 98 juta, lalu Rp 32 juta lainnya untuk biaya operasional pemdes Petir, BPD, BPJS Ketenagakerjaan dan pajaka,”tegas Sukardi.
Dan pekerjaan jalan ini dilaksanakan TPK desa Petir dengan Swakelola, melibatkan masyarakat lokal setempat serta tenaga ahli.
Jalan sentra pertanian dan Peternakan
Kemudian Ia menjelaskan Banprov digunakan membangun jalan ini, pertimbangannya jalan ini sudah rusak, berdasarkan laporan dari masyarakat warga melewati jalan ini sering banyak yang terjatuh, lalu kedua jalan ini melintas di area sentra pertanian dan peternakan.
“Kita harapkan diaspal hotmix jalan ini, keluhan warga terjawab, dan memperlancar distribusi pertanian dan peternakan. Yang sudah kita bangun melalui Banprov 2025 panjangnya hanya 235 meter, sementara panjang total jalan ini sekitar 800 meter berbatasan langsung dengan jalan di desa Neglasari,” ujarnya.
Oleh karena itu aspal hotmix jalan ini tidak bisa tuntas oleh anggaran Banprov tahun 2025. Kemungkinan untuk menuntaskan pembangunan jalan desa ini kita akan menggunakan anggaran ADD tahun 2026.

Suara masyarakat desa Petir
Warga Kp Cikiruh desa Petir, Teddy menyambut baik di hotmixnya jalan ini, sehingga warga menjadi nyaman saat melintas di jalan ini. Sebelumnya jalan ini rusak parah dan sering terjadi kecelakaan, dengan dibangunnya jalan ini mobilitas warga menjadi cepat dan nyaman.
“Jalan ini juga menjadi jalan penghubung ke desa lain, disepanjang jalan ini terdapat area pertanian dan banyak UMKM, semoga dengan diaspalnya jalan ini distribusi hasil pertanian bisa lebih cepat dan peningkatan perekonomian para UMKM jadi lebih meningkat,” katanya.
Usulan PJU
Selanjutnya Teddy menuturkan jalan di sini menanjak dan menurun serta berkelok, Alhamdulillah saat ini jalannya sudah rapi dengan aspal hotmix. Namun jalan ini khususnya pada malam hari gelap, karena tidak ada Penerangan Jalan Umum (PJU), kalaupun ada hanya satu buah saja itu pun tidak memadai.
“Kami mengusulkan kepada Pemdes Petir agar jalan ini dipasang PJU, untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan tindakan kriminal utamanya di malam hari,”ucapnya.
Menurut Sukardi adanya usulan dari warga terkait PJU, insya Allah pihaknya akan mengusulkan kepada pihak terkait. Dan jalan ini insya Allah pekerjaannya tuntas hari ini. Pihaknya berharap warga bisa menjaga dan merawatnya, agar masa pakai jalan ini menjadi lebih lama dan tidak cepat rusak.
Ucapan Terima kasih
Desa bisa membangun infrastruktur berkat adanya bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat tahun 2025, dan hasil pembangunan itu bisa dirasakan langsung masyarakat.
“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat desa Petir mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang telah memberikan bantuan keuangan kepada desa Petir Bogor yang kami realisasikan pada pembangunan aspal hotmix jalan, dan terima kasih kepada TPK desa yang telah menjalankan amanah dengan baik,” pungkas Sukardi.***



