BOGOR, KORAN INDONESIA – Car Free Day yang diselenggarakan Kelurahan Margajaya kota Bogor, berlangsung di jalan Margajaya sepanjang 2 kilometer, berbatasan langsung dengan pasar Dramaga, desa Dramaga, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor pada Minggu, 04/01/2026.
Selama berlangsungnya giat Car Free Day Jalan pertigaan Caringin hingga pertigaan pasar Dramaga ditutup total untuk semua jenis kendaraan, dan arus lalulintas dialihkan melalui jalan H Abas dan Jalan Lingkar Dramaga.
Berdasarkan pantauan Koran Indonesia di lapangan acara Car Free Day diawali dengan olah raga senam yang diikuti ratusan orang dimulai dari pertigaan Caringin hingga depan Indomart. Dan dari ke dua sisi jalan tersebut dipadati para pedagang UMKM dari berbagai komoditas pangan.
Lurah Margajaya Bogor, Yudi M Somisi saat dikonfirmasi di lokasi Car Free Day mengatakan bahwa kegiatan ini utamanya untuk mengurangi gas emisi kendaraan, dan memberikan kesempatan kepada warga untuk melaksanakan olahraga bersama, juga menghidupkan perekonomian warga.
“Tujuan kami mengurangi gas emisi kendaraan agar udara bersih, warga berolahraga biar sehat, dan meningkatkan ekonomi masyarakat, para pedagang UMKM bisa menjajakan dagangannya,” kata Yudi.

Jadwal Car Free Day dan Selama Ramadhan
Menurut Yudi giat Car Free Day ini dilaksanakan oleh warga dari dua wilayah yakni RW 05 dan RW 06 Kelurahan Margajaya kota Bogor. Dan pihaknya sudah menjadwalkan giat tersebut setiap Minggu pagi dari mulai pukul 06.00 – 12.00 WIB, jalan ditutup total untuk semua kendaraan.
Khusus selama bulan Ramadhan jalan ditutup mulai pukul 16.00 – 18.00 WIB, untuk kendaraan roda empat ( mobil ) kecuali motor masih bisa melintas, karena setiap sore selama Ramadhan jalan ini sangat padat dipenuhi pedagang maupun pengunjung.
Namun demikian Ia menegaskan akan melakukan evaluasi – evaluasi agar program kegiatan ini berjalan lancar, tidak mengganggu ketertiban umum. Dan Ia juga menegaskan terkait pengaturan lalu lintas telah berkoordinasi dengan Dishub dan kepolisian.
“Meskipun dijadwal sampai jam 12 siang tetapi kami akan evaluasi paling sampai jam 10 pagi juga sudah siap,”ujarnya.
Dalam kesempatan itu pihaknya berharap dari kegiatan ini bisa menekan gas emisi kendaraan bermotor, masyarakat bisa guyub melaksanakan kegiatan olahraga senam, jogging, sepedahan, juga diharapkan dapat mendongkrak perekonomian warga makin meningkat.
“Kami atas nama pemerintah kelurahan dan masyarakat Margajaya menyampaikan permohonan maaf apabila selama acara ini berlangsung, para pengguna kendaraan sedikit terganggu, harus sedikit memutar jalan, mohon untuk dimaklumi,” ucapnya.

Suara masyarakat
Salah satu pedagang Dymsum goreng, menyambut baik diadakannya kegiatan Car Free Day di jalan Margajaya setiap hari Minggu, sehingga masyarakat banyak yang berkunjung mengikuti kegiatan di sini dan mereka umumnya pada jajan makanan.
“Kami menyambut baik kegiatan ini, jadi kami dan para pedagang lainnya memiliki kesempatan menjajakan dagangan, dan Alhamdulillah saat ini baru jam 08.00 WIB dagangan kami sudah laris terjual,” kata Ibu Sri Maryat, pedagang Dymsum goreng.
Sementara itu, salah satu pengunjung car free day Ny. Rini mengaku senang dengan adanya lokasi bebas kendaraan di sini, jadi bisa ikut olahraga bareng, jogging dan jajan makanan sambil liburan dinakhir pekan.
“Ia senang banget ada acara ini, saya rumah di bilangan Ciherang jadi dari rumah tinggal jalan saja ke sini, Ia berharap acara ini bisa rutin dilaksanakan setiap Minggu pagi,” Pungkas Rini.***



