BOGOR, KORAN INDONESIA – Bulog Bogor peduli kepada masyarakat, di tengah harga sembako khususnya beras dan minyak goreng H-1 Ramadhan harganya naik tinggi, Bulog Bogor membuka gerai penjualan beras dan minyak goreng secara langsung kepada masyarakat.
Gerai penjualan langsung dibuka di kantor Bulog Cabang Bogor, Jl. Nasional 11, Babakan, Kec. Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tersedia beras medium SPHP dan Premium serta minyakita. Gerai tersebut dibuka Bulog Cabang Bogor dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat.
Kepala Bulog Cabang Bogor, Dadan Irawan saat dihubungi Koran Indonesia.net via telepon mengatakan bahwa Bulog sudah diinstruksikan pada moment hari besar keagamaan untuk mensuplai beras dan minyak goreng ke pasar – pasar, baik itu pasar tradisional dan moderen yang ada di wilayah Kabupaten/kota Bogor dan kota Depok.
Gerakan Pasar Murah (GPM)
“Pada moment hari raya keagamaan, seperti Imlek, Ramadhan, Lebaran Idul Fitri, kami sudah diinstruksikan untuk melaksanakan Gerakan Pasar Murah (GPM),” kata Dadan Irawan Rabu, 28/02/2026.
Menurut Dadan, Instruksi tersebut sudah dilaksanakan, pihaknya telah melaksanakan GPM secara nasional serentak di gerai – gerai Bulog dan tempat – tempat umum seperti kantor kelurahan/desa.
Distribusi/Penyaluran Beras dan Minyak
Selanjutnya Dadan juga mengaku telah mendistribusikan/menyalurkan beras dan minyak ke toko – toko di pasar, ke RPK – RPK di masyarakat. Namun demikian, diduga ada distribusinya yang kurang merata.
“Apabila masyarakat yang mendapati beras dan minyak di pasar harganya masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) kami persilahkan masyarakat membelinya ke gudang Bulog terdekat,” Imbuhnya.

Harga Beras Medium SPHP dan Premium serta Minyak goreng
Kemudian Ia mengungkapkan harga beras medium SPHP dan Premium serta harga minyakita di bawah HET sebagai berikut :
- Beras Medium SPHP Rp 55.000 – Rp 58.000/5 Kg.
- Beras Premium Puno Kawan/ Slip Super Rp 74.000 – Rp 75.000/5 Kg.
- Minyak goreng (Pouch) kemasan 1 L Rp 15.700
- Minyak goreng (Pouch) kemasan 2 L Rp. 31.400
Stok Beras di Gudang Bulog Bogor
Dalam kesempatan itu Dadan menegaskan bahwa stok beras di gudang Bulog Bogor masih aman, sampai saat ini masih tersedia cadangan sekitar 7.000 ton.
Harga naik, Permintaan Pasar Tinggi
Menurut Dadan pemicu kenaikan harga sembako, khusus beras dan minyak di duga permintaan pasar tinggi, khususnya ibu rumah tangga belanja untuk stok Ramadhan.

Sebetulnya kata dia, mereka tidak perlu melakukan belanja secara besar – besaran seperti itu, jangan takut kehabisan, karena stok beras dan minyak di gudang Bulog masih banyak dan aman.
“Masyarakat tidak usah panik, stok kami masih aman, dan kami akan distribusikan ke toko – toko di pasar, insya Allah untuk stok aman dan harganya juga bisa stabil,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak panik buying, jangan ingin langsung belanja banyak, jangan khawatir stok beras dan minyak di gudang Bulog banyak aman akan didistribusikan secara merata ke toko – toko di pasar sampai ke RPK – RPK di masyarakat.
“Kami harapkan masyarakat jangan panik, tenang, belanja secukupnya, seperlunya jangan tergesa – gesa memborong dengan jumlah banyak, agar harga di pasar tetap stabil,”pungkas Dadan Irawan.***



