KORAN INDONESIA – Para atlet Padepokan Silat Tjimande dari desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengukir Prestasi yang membanggakan setelah berhasil meraih juara nasional dalam ajang Kemendagri Cup 2025 yang berlangsung Minggu, 24 Agustus 2025.
Dalam ajang Kemendagri Cup yang berlangsung di Pakansari Cibinong Bogor, empat atlet padepokan pencak silat Tjimande desa Cikarawang berhasil menorehkan prestasi gemilang keluar sebagai juara masing – masing ;
- Muhammad Bintang Pratama (Meraih medali emas)
- Syarif Abdul Latif (Meraih medali emas)
- Darka Wardana (Meraih medali perak)
- Cahya Al Zahra (Meraih medali perunggu)
Prestasi yang ditorehkan atlet Padepokan pencak silat Tjimande merupakan sejarah baru di dunia persilatan di Kabupaten Bogor. Prestasi tingkat nasional tentunya mengharumkan nama desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, dan prestasi membanggakan bagi para orang tua mereka.
Baca juga Pemdes Babakan Bogor Menggelar Cek Kesehatan Gratis dalam Rangkaian Forkopimcam Dramaga Apel Kadesa
Pencapaian yang sangat luar biasa sehingga menjadi pusat perhatian banyak pihak termasuk Camat Dramaga, Atep S Sumaryo, secara khususon ia menyambangi para atlet yang berprestasi di Padepokan Pencak Silat Tjimande di wilayah RW 05 desa Cikarawang pada Senin, 25 Agustus 2025.
Dalam kunjungannya ke Padepokan Pencak Silat Tjimande, Atep sempat berbincang dengan Muhammad Bintang Pratama, Syarif Abdul Latif, Darka Wardana, Cahya Al Zahra yang didampingi para orang tua masing – masing.
Dalam kesempatan itu, Atep menyampaikan pesan kepada para atlet agar terus giat melakukan latihan, untuk mengasah kemampuan, serta jangan lupa untuk giat belajar, agar di sekolah juga memiliki nilai yang bagus dan berprestasi juga. Dan ia juga menyampaikan pesan kepada para orang tuanya untuk menjaga aset bangsa untuk mewujudkan cita – citanya dimasa depan.
“Alhamdulillah, dari Desa Cikarawang tumbuh atlet-atlet luar biasa yang mampu berkiprah di tingkat nasional. Saya ucapkan terima kasih kepada para pelatih, pembimbing, dan seluruh pihak yang telah membina Bintang, Latif, Darka, dan kawan-kawan hingga bisa meraih prestasi gemilang. Semoga ke depan mereka bisa terus melangkah menjadi atlet internasional,” tutur Atep kepada koranindonesia.net.
Baca juga : Ribuan Warga Antusias Mengikuti Jalan Sehat dalam Rangka HUT RI Ke-80 dan Hari Jadi Desa Ciherang Bogor
Menurutnya, capaian ini tidak boleh berhenti sampai di sini. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi pemicu semangat bagi pelatih, pembina, maupun generasi muda lainnya. “Mudah-mudahan pada ajang nasional berikutnya, lebih banyak lagi atlet dari Desa Cikarawang, khususnya dari Padepokan Silat Tjimande, yang mampu mengharumkan nama daerah,” Atep kembali menambahkan.
Selanjutnya Atep menegaskan, komitmennya untuk terus mendorong dukungan pemerintah daerah, terutama dalam hal pembinaan atlet. “Kami akan mengusulkan kepada pemerintah kabupaten, khususnya Dispora, agar membangun padepokan silat khusus di Desa Cikarawang. Dengan fasilitas yang memadai, saya yakin akan semakin banyak bibit unggul yang bisa lahir dan berkiprah, bahkan sampai ke level internasional,” tegasnya.
Caption foto : Camat Dramaga Atep S Sumaryo saat berada di Padepokan pencak silat Tjimande di desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga Senin, 25 Agustus 2025/Asop/koranindonesia.net/
Apresiasi Pemerintah desa Cikarawang dan Kecamatan Dramaga
Pemerintah desa Cikarawang dan kecamatan Dramaga pun turut memberikan apresiasi resmi kepada para atlet atas prestasi tersebut. “Semoga penghargaan ini menjadi motivasi, sekaligus bermanfaat bagi generasi muda agar terus berprestasi,” Imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Padepokan Cimande, Syarif Hidayatullah atau akrab disapa Arga, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Pemerintah Desa Cikarawang serta Camat Dramaga atas dukungan penuh yang diberikan.
“Saya sangat bersyukur kepada jajaran Pemerintah Desa Cikarawang yang selalu mendukung kegiatan padepokan kami. Secara khusus, terima kasih kepada Camat Dramaga, Bapak Atep S. Sumaryo, yang benar-benar memberikan dukungan penuh. Kami merasa bangga dan semakin bersemangat untuk terus berjuang mengharumkan nama Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, hingga ke tingkat nasional bahkan internasional, termasuk di ajang SEA Games,” ujar Arga.
Kemudian dalam kesempatan itu Arga menyampaikan harapannya agar ke depan pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, khususnya dalam penyediaan lahan untuk pembangunan padepokan yang lebih representatif.
“Kami berharap pemerintah terketuk hatinya untuk membantu mencarikan dana atau menyediakan lahan agar padepokan Silat Tjimande bisa berdiri lebih baik. Saat ini izin dari Kesbangpol baru saja turun sekitar dua bulan lalu, itu pun berkat bantuan Kepala Desa Cikarawang dan Camat Dramaga. Dukungan ini sangat berarti bagi kami,” jelasnya.
Menurut Arga, pihaknya berencana membangun padepokan di atas lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi. Nantinya, fasilitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai aula latihan pencak silat, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi muda, baik di bidang olahraga maupun keagamaan.
Baca juga : Gerakan Pangan Murah di Desa Petir Bogor Diserbu Warga, Harga Telur Ayam Hanya Rp 25.500/Kilogram !
“Kami ingin padepokan ini bukan hanya menjadi pusat pencak silat, tetapi juga pusat pembinaan santri, khususnya tahfiz Al-Qur’an. Dengan begitu, anak-anak tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki bekal iman dan akhlak yang kuat,” tambahnya.
Arga menegaskan bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, serta para pelatih menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh. “Kami percaya, dengan dukungan semua pihak, Desa Cikarawang bisa menjadi pusat lahirnya atlet berprestasi sekaligus generasi muda yang membanggakan bangsa,”tegasnya.
Terpisah di lokasi yang sama salah satu orang tua dari atlet Padepokan Pencak Silat Tjimande, ayah dari Darka Wardana yang namanya minta dirahasiakan menuturkan bahwa putranya meraih prestasi ini untuk yang kedua kalinya.
Lalu ia juga mengungkapkan bakat keahlian pencak silat yang dimiliki putranya Darka Wardana, itu dari keturunan leluhurnya, kakek dari Darka adalah guru silat juga, jadi ini mungkin ada keturunan dari kakeknya.
Baca juga : Forkopimcam Dramaga Melaksanakan Giat Jumsih, Normalisasi Sungai Rawa Kalong desa Sinarsari Bogor
Ketika ditanya keseharian putranya di rumah, Ia mengaku anaknya itu sangat aktif kalau ada di rumah, selalu berlatih terus silatnya sampai – sampai lupa istirahat, kalau tidak diingatkan.
“Alhamdulillah Darka meski baru berusia 4 tahun tapi sudah bisa menunjukkan prestasi yang mengharumkan nama desa dan Kecamatan, insya Allah kami sebagai orang tuanya akan mendukung penuh cita – cita anaknya agar bisa menunjukkan prestasi yang lebih baik. Dan kami berharap dukungan dan suport juga dari semua pihak terkait,”pungkasnya.***