JAKARTA, KORAN INDONESIA – Film The Voice of Hind Rajab mencetak rekor baru di ajang Venice Film Festival 2025 setelah pemutaran perdananya disambut standing ovation selama lebih dari 23 menit.
Menurut laporan Deadline, suasana makin emosional ketika lampu teater dinyalakan, penonton meneriakkan “Free Palestine” dengan lantang.
Tepuk tangan panjang itu bahkan melampaui sambutan untuk film besar lain di festival tahun ini, seperti The Smashing Machine yang mendapat 15 menit, Frankenstein karya Guillermo del Toro dengan 13 menit, dan The Wizard of the Kremlin yang dibintangi Jude Law dengan 10 menit.
Tak heran jika pemutaran film ini begitu mengharukan, karena The Voice of Hind Rajab diangkat dari kisah nyata tragis kematian Hind Rajab, seorang anak perempuan Palestina berusia enam tahun.
Ia tewas bersama empat sepupu, paman, bibi, serta dua tenaga medis yang mencoba menyelamatkannya setelah mobil keluarga Rajab ditembaki tentara Israel pada Januari 2024.
Film berdurasi 89 menit karya sutradara Tunisia, Kaouther Ben Hania, ini kemudian berhasil meraih penghargaan Silver Lion Jury Prize, salah satu penghargaan tertinggi di Venice Film Festival.
Dalam karyanya, Ben Hania menggunakan rekaman suara asli Hind saat ia menelpon layanan darurat di Gaza, memohon pertolongan di tengah situasi mencekam. Dua minggu setelah kejadian, jasad Hind akhirnya ditemukan bersama enam anggota keluarga serta paramedis yang ikut gugur.
Keputusan Ben Hania untuk memasukkan suara asli Hind membuat film ini terasa sangat menghantam dan sulit dilupakan.
Banyak penonton yang tak kuasa menahan air mata sepanjang pemutaran. Meski sebagian menganggap film ini layak meraih Golden Lion, pengaruh dan pesan yang dibawanya jelas tidak terbantahkan.***
Baca juga: Patrick Schwarzenegger dan Abby Champion Resmi Menikah di Idaho



