Ketahanan Pangan Desa Sukawening Bogor Ayam Broiler dan Telur, Suplai Dapur Makan Bergizi Gratis !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah pusat melalui anggaran Dana Desa (DD) menggulirkan Program ketahanan pangan (Ketapang) di seluruh desa di Indonesia termasuk salah satunya di desa Sukawening, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor yang jadi penerima manfaat.

Diketahui, Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dibiayai dari anggaran Dana Desa sebesar 20% berlangsung sejak tahun 2022 silam. Tujuan dari program tersebut adalah untuk memastikan ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan yang cukup, aman, serta bergizi bagi semua orang, kapan saja, untuk mendorong kemandirian desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat (terutama petani), memperkuat ekonomi lokal, dan mewujudkan desa yang mandiri pangan serta tahan terhadap krisis, sambil memastikan kualitas gizi seimbang dan mengurangi kerawanan pangan.

Kepala desa Sukawening, Jarkasih S,IP saat dikonfirmasi di lokasi kandang ayam mengatakan bahwa anggaran ketahanan dari dana desa sejak tahun 2022 hingga 2025 berjalan lancar dan manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat.

“Program Ketapang tahun 2022 ke Peternakan domba, tahun 2023-2024 ke peternakan ayam Broiler (Pedaging) dan tahun 2025 ke peternakan ayam petelur,” Kata Jarkasih Senin, 15/12/2025.

Selanjutnya Ia mengungkapkan program Ketapang tahun 2022 ke peternakan domba hanya berlangsung satu tahun, dan sampai saat ini masih ada, hanya populasinya saja tinggal sedikit. Lalu dialihkan ke peternakan ayam pada tahun berikutnya.

“Tahun 2023-2024 kita ke peternakan ayam, ada dua kandang dengan kapasitas masing – masing kandang sekitar empat ribu ekor setiap periode masa panen, dan jumlahnya menjadi 8 ribu ekor,”katanya.

Kendala Peternakan Ayam Broiler

Kendala yang dihadapi beternak ayam broiler, pertema faktor cuaca yang harus diperhatikan, suhu kandang terlalu dingin atau panas itu sangat berpengaruh pada ayam.

Lalu yang kedua faktor vaksin harus tepat waktu, jika vaksin telat dilakukan akan menyebabkan ayam rentan terhadap penyakit dan bisa menyebabkan kematian.

Dan yang ke tiga faktor kebersihan kandang dan air minum, kandang dan air yang kotor bisa menimbulkan masalah buat ayam.

Periode masa panen

Lantas Ia juga menjelaskan usia ayam dari mulai bibit (DOC) hingga masuk periode masa panen itu setidaknya butuh waktu 28 hari. Lalu dilakukan penjarangan dengan memanen ayam yang sudah memiliki bobot, 1,2 kg. Jadi panennya bertahap tidak sekaligus, sesuai order pesanan.

Progres Dana Hasil Panen Ayam

Sesuai Perdes yang telah disepakati, bahwa hasil penjualan setiap periode panen ayam rinciannya sebagai berikut :

– Pembelian bibit(DOC)
– Pembelian pakan dan vaksin
– Gaji pegawai
– Biaya operasional listrik, Gas, perawatan kandang dan lain – lain
– PAD desa 5%

Penerima manfaat Ayam Broiler

Selain dijual yang sifatnya komersil, Jarkasih juga mengungkapkan setiap periode masa panen masyarakat yang mendapatkan manfaat sebagai berikut :

– Stunting
– Lansia
– Ibu Hamil (Bumil)

“Kami membagikan hak mereka melalui ketua RT masing – masing,” tegasnya.

Peternakan Ayam Petelur

Ketahanan pangan tahun 2025 kata Jarkasih dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), dan direalisasikan pada peternakan ayam petelur.

“Kita realisasikan pada peternakan ayam petelur, jumlahnya sekitar 1.050 ekor, dan saat ini sudah berproduksi, dari sejumlah itu sekitar 800 butir telur sudah dihasilkan setiap harinya”ujarnya.­

Dalam menunjang program pemerintah terkait Makan Bergizi Gratis, ada dapur SPPG-MBG telurnya sudah disuplai dari kandang ayam petelur ini.

Selain itu, para pedagang dan masyarakat disekitaran sini kebutuhan telurnya mereka sudah datang langsung ke kandang, dan harganyapun di bawah harga pasar.

“Program ketahanan pangan yang kami jalankan, baik ayam Pedaging maupun petelur kini manfaatnya sudah benar – benar dirasakan masyarakat desa Sukawening

Suara masyarakat

Idas warga Kp legok Icong desa Sukawening, berprovesi sebagai pedagang telur. Sebelumnya ia mengaku belanja telur ke pasar, namun setelah adanya peternakan di sini beli telurnya jadi kesini.

“Saya jadi beli dikandang ini setiap hari dua peti (30 Kg) selain jaraknya dekat, telurnya fresh dan harganya lebih murah dibanding beli di pasar,” katanya.

Karena kuota pembelian dibatasi, sebetulnya kebutuhan untuk diwarung kurang, untuk kedepannya Ia berharap jumlah ayamnya bisa diperbanyak, supaya telurnya juga makin banyak.

“Kita harapkan sih populasi ayamnya ditambah, supaya kebutuhan diwarung juga masyarakat lain yang membutuhkan telur dapat terpenuhi,”pungkasnya.***

Scroll to Top