BOGOR, KORAN INDONESIA – Mie golosor merupakan makanan khas Bogor yang hanya ada di bulan Ramadhan, teksturnya kenyal dan licin, rasanya merosot di tenggorokan saat dimakan bersama sambal kacang dipadukan dengan aneka gorengan.
Menurut sejarahnya mie golosor yang berbahan dasar tepung kanji (Aci) dan kunyit berasal dari Sukabumi, dibawa ke Bogor (daerah Pancasan) kota Bogor oleh pengrajin asal Sukabumi sekitar tahun 1966-1970 An.
Dari pabrikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah Pancasan itulah mie golosor diproduksi dan dipasarkan ke pasar – pasar di sekitar kabupaten/kota Bogor hingga saat ini.
Dinamakan mie golosor karena teksturnya kenyal dan agak sedikit licin, berwarna kuning terang, saat dimakan terasa nge-gelosor di tenggorokan, sehingga warga Bogor memberikan julukan nama mie tersebut dengan mie golosor.
Keunikan mie golosor hanya Marema pada saat bulan Ramadhan, dihampir semua pinggir ruas jalan, mulai dari kampung hingga kota di Bogor, mie golosor banyak dijajakan para penjualnya pada sore hingga menjelang berbuka puasa.
Mie golosor menjadi iconik takjil Ramadhan, harganya terjangkau dan mudah didapat di seantero Bogor, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per cup, tergantung besar kecilnya tempat kemasan.
Bagi masyarakat Bogor mie golosor merupakan makanan primadona saat berbuka puasa, dimasak dengan sayuran kol, bawang daun, bawang putih dan merah dikolaborasikan dengan sambal kacang, dicampur dengan aneka gorengan bakwan (Bala – bala) sayur, bakwan jagung, atau risol dan kroket, rasanya pasti nendang.
Sentra penjualan mie Golosor
Mie golosor bisa didapatkan di sentra kuliner khusus Ramadhan di kota Bogor berada di Jalan Bang barung Bantarjati Bogor, Jalan Pandu Raya, Jalan R3, Indraprasta warung Jambu, Taman Heulang Kebon pedes, kawasan air mancur, Taman Cimanggu dan kawasan Pojok Kuliner perumahan Taman Yasmin, dan masih banyak sentra kuliner lainnya di kota Bogor.
Sementara sentra kuliner di Kabupaten Bogor, khususnya di Bogor Barat, mie golosor bisa didapatkan di sekitar ruas jalan Ciherang, Jalan Dramaga Tanjakan, Jalan Bara Kampus IPB, jalan Margajaya, jalan raya Dramaga menuju Ciampea, Cibanteng proyek dan masih banyak sentra kuliner lainnya ke arah Bogor Barat.
Penasaran dengan mie golosor khas Ramadhan, silahkan buktikan sendiri datang ke sentra kuliner yang sudah disebutkan di atas, buka puasa tanpa mie golosor terasa ada yang kurang, buktikan kekenyalan dan sesasi kekenyalannya dicampur sambal kacang pedas rasanya nagih, Selamat mencoba dan selamat menikmati !.***
Sumber foto: Instagram @sylviafebrianti



