JAKARTA, KORAN INDONESIA – Pebalap muda Indonesia, Qarrar Firhand Ali berusia 14 tahun, siap naik kelas ke Formula 4 tahun depan setelah menimba pengalaman balap di Eropa.
Qarrar baru saja menyelesaikan liburan musim panas selama tiga pekan di Indonesia.
Meski libur, ia tetap menjaga kondisi tubuh dengan latihan fisik dan olahraga ringan bersama pelatih pribadi. Fokusnya adalah menjaga kebugaran dan berat badan ideal.
Pada Selasa, 26/8/2025 malam WIB, Qarrar terbang ke Swedia bersama Direktur Tekniknya, Rolland Chong. Ia akan mengikuti ajang ‘Champ of the Future’ awal September, lalu kembali ke Italia pada pertengahan bulan untuk melanjutkan karier balapnya.
“Persiapan saya banyak gym dan training. Juga formula training. Naik ke Formula tak mudah. Saya baru 14 tahun. Saya bekerja keras semaksimal mungkin,” ujar Qarrar, dilansir Detik Sport, Rabu, 27/8/2025.
Pada Juli lalu, Qarrar sudah menjajal mobil Formula 4 untuk pertama kalinya di Sirkuit Cremona, Italia. Hasil tes perdananya cukup memuaskan.
“Saya mencoba yang terbaik. 0,8 detik lebih pelan dari orang yang sudah balapan F4 sekarang. 0,8 untuk yang baru pertama kali coba F4 sudah bagus. Setiap sesi sedetik setengah lebih cepat. Akhirnya jadi selisih 0,8,” ungkapnya.
Saat ini, Qarrar berlatih fisik tiga jam setiap hari agar siap menghadapi F4 tahun depan. Menurut ayahnya, kondisi fisiknya sudah mencapai 95 persen.
Tahun 2025, Qarrar akan menjalani tes F4 selama 10 hari dengan berganti-ganti tim. Baru pada 2026, ia akan fokus dengan satu tim tetap selama 25 hari tes.
Di luar balapan, Qarrar juga menjajal olahraga lain seperti tinju, golf, dan basket.
Namun, latihan basketnya kini dibatasi. Pasalnya, dengan tinggi badan yang sudah mencapai 173 cm, ada kekhawatiran tubuhnya akan semakin tinggi sehingga bisa menyulitkan saat mengendarai mobil Formula.
“Di gokart masih target menang. Tapi kita juga perlu keberuntungan. Saya akan mencoba yang terbaik kalau bisa menang dan podium,” tegas Qarrar.
Direktur Teknik, Rolland Chong, menilai Qarrar punya prospek cerah di dunia balap.
“Dalam balapan itu faktor luck juga sangat menentukan sehingga terpenting kita terus bisa di support aja semua usaha dan upaya yang Qarrar lakukan sambil menunggu hasil akhir yang terbaik,” katanya.
Baca juga: Dua Pemain Eredivisie Segera Perkuat Timnas Indonesia