BOGOR, KORAN INDONESIA – Pembangunan Jalan Alternatif IPB dan Jalan Cikarawang Cangkrang yang dilaksanakan Dinas PUPR Kabupaten Bogor tersendat, dan kini menjadi sorotan publik.
Tersendatnya pembangunan betonisasi kedua jalan di desa Cikarawang yang statusnya jalan Kabupaten, menjadi sorotan banyak pihak karena mengganggu aktivitas masyarakat.
Kepala desa Cikarawang, Sapturi Wijaya saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan bahwa pembangunan jalan alternatif IPB dan Jalan Cangkrang di desa Cikarawang sudah dimulai dari sejak awal Oktober 2025 lalu, namun sudah hampir dua pekan proyek jalan tersebut terhenti.
Proyek Pembangunan Dua Pekan Terhenti
“Berdasarkan pantauan kami kedua jalan ini terhenti sudah dua pekan lebih, tidak ada aktivitas pekerjaan. Dan pihak pemborong juga tidak memberikan informasi apapun kepada pihak pemdes Cikarawang, terkait terhentinya pekerjaan betonisasi kedua jalan tersebut,”ungkap Sapturi Senin, 03/11/2025.
Progres Pembangunan Jalan
Menurutnya progres pembangunan jalan alternatif IPB sudah mencapai 90% dengan lebar jalan 5 meter panjang 300 meter, tinggal sedikit lagi, proses betonisasi Jalan ini sebelah – sebelah sehingga arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup.
Sementara progres jalan Cangkrang desa Cikarawang baru 50% dari target 300 meter, dan pada proses betonisasi, jalan tersebut ditutup total untuk semua jenis kendaraan. Jadi jalan ini masih jauh dari kata selesai, meskipun memang durasi waktu pengerjaan 90 hari kalender, akan tetapi pada proses pengerjaannya tersendat, ini menjadi masalah tersendiri bagi masyarakat Cikarawang.
“Ditutup totalnya jalan Cangkrang ini yang terdampak para sopir angkot Trayek 15 tidak bisa melintas di Jalan Cangkrang, dan masyarakat yang berkepentingan ke kota Bogor juga kasihan terganggu,”katanya.
Pihaknya berharap Dinas PUPR Kabupaten Bogor bisa secepatnya menuntaskan proyek betonisasi di kedua jalan yang membentang di desa Cikarawang.
Jalan Cangkrang di Beton dan Aspal Hotmix
Diketahui, Jalan Cangkrang Cikarawang sepanjang 2,4 kilometer mengalami kerusakan cukup parah sudah cukup lama dari semenjak tahun 2014 silam, dan pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas PUPR merealisasikan perbaikan dengan beton sepanjang 300 meter.
Menurut informasi dari Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H Wasto S Hut,.MPd, bahwa jalan Cangkrang selain dibeton juga di aspal hotmix, tentu kabar ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat desa Cikarawang.
“Informasinya 300 meter di beton dan 2,1 kilometer di hotmix, Kami berharap saat pengaspalan hotmix tidak dikerjakan tambal sulam, tetapi di hotmix dari nol dari awal secara keseluruhan agar permukaannya sama dan lebih awet,”tegasnya.
Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap sabar, selama proses pembangunan jalan ini aktivitasnya terganggu, kotor dan berdebu. Namun demikian pemerintah telah mengupayakan pembangunan jalan ini sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan, agar masyarakat bisa secepatnya merasakan manfaatnya.
Ucapan Terima Kasih
“Dan kami atas Pemerintah dan masyarakat desa Cikarawang menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) yang telah merealisasikan anggaran pembangunan jalan di desa Cikarawang. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada anggota dewan, khususnya pak Wasto dari komisi IV yang telah mengawal progres pembangunan betonisasi dan hotmix jalan di Cikarawang Bogor,”pungkas Sapturi.
Dan sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor maupun Petugas UPT Jalan dan Jembatan terkait tersendatnya pembangunan betonisasi jalan di Cikarawang, salah satu petugas UPT Jalan dan Jembatan saat dihubungi via WhatsApp Hp nya sedang tidak aktif.***



