Perut Begah dan Kembung saat Berpuasa, Ini Solusi dari Dosen Fakultas Kedokteran & Gizi IPB University, dr Mira Dewi : Atur Pola Makan !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Seluruh umat muslim di Indonesia hari ini Kamis, 19/02/2026 mulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan menunaikan rukun Islam ke – 4. Berpuasa dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Namun demikian, menjalankan ibadah puasa harus disertai dengan pola makan yang tepat dan baik saat sahur dan berbuka puasa, jika tidak, maka bisa saja dapat memicu terjadinya sesuatu yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Dengan pola makan yang kurang baik, akan memicu terjadinya gangguan kesehatan, salah satunya yang paling sering dialami adalah perut terasa begah atau kembung setelah berbuka puasa.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Mira Dewi dalam keterangan tertulisnya diterima Koran Indonesia.net pada Kamis, 19/02/2026 menjelaskan bahwa perut kembung umumnya disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan. Selain itu juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti intoleransi makanan, sembelit, maupun gangguan pencernaan.

“Penyebab perut kembung paling sering adalah akumulasi gas di usus. Namun, ada banyak faktor lain yang juga berperan, seperti intoleransi makanan atau gangguan pencernaan,” jelasnya.

Selanjutnya dr Mira menegaskan bahwa berpuasa itu sendiri tidak secara langsung menyebabkan perut menjadi begah atau kembung. Keluhan tersebut umumnya muncul akibat kesalahan pola makan saat sahur maupun berbuka puasa.

“Bisa dipastikan bahwa kondisi berpuasa itu sendiri tidak menyebabkan perut kembung. Biasanya keluhan ini muncul karena kebiasaan makan yang kurang tepat, misalnya langsung mengonsumsi makanan yang mengandung gas saat berbuka,” ujarnya.

Perut begah lanjut dr Mira akan lebih sering dialami oleh individu yang memiliki riwayat penyakit asam lambung (GERD) atau gangguan pencernaan lainnya.

Pemicu Perut Kembung

Kemudian dr Mira mengungkapkan, beberapa kebiasaan yang kerap memicu perut kembung selama menjalankan ibadah puasa Ramadan antara lain berbuka puasa dengan porsi besar sekaligus setelah lambung kosong seharian, mengonsumsi makanan tinggi gas seperti kacang-kacangan tertentu, kol, dan minuman bersoda, makan terlalu cepat tanpa mengunyah dengan baik, serta kurangnya asupan cairan dari waktu berbuka hingga sahur.

Pencegahan Perut Kembung

Lantas bagaimana mencegah terjadinya perut kembung saat berpuasa, dr Mira menyarankan agar masyarakat lebih memperhatikan pola makan selama berpuasa. Ia menganjurkan untuk makan secara perlahan, tidak tergesa-gesa, serta menghindari makanan pemicu kembung saat sahur dan berbuka.

“Usahakan berbuka secara bertahap dan tidak langsung makan dalam jumlah besar. Bagi yang memiliki intoleransi laktosa, sebaiknya membatasi konsumsi susu,” tuturnya.

Selain itu, dr Mira juga menekankan pentingnya mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan air putih serta tetap melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur selama bulan Ramadan.

“Pola makan yang tepat, cukup cairan, dan olahraga teratur dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan selama berpuasa,” pungkasnya.***

Scroll to Top