Setelah Tujuh Tahun, EA Akan Tutup Gim “The Sims Mobile” Pada Januari 2026

Bagikan

JAKARTA, KORAN INDONESIA – Setelah tujuh tahun menemani para pemain, Electronic Arts (EA) resmi mengumumkan bahwa gim The Sims Mobile akan dihentikan pada Januari 2026.

Gim simulasi kehidupan populer ini telah menerima lebih dari 50 pembaruan sejak pertama kali dirilis pada 2018.

Dalam pengumuman yang dipublikasikan di situs resmi EA pada Minggu (19/10), tim pengembang The Sims Mobile menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemain setia.

“Pertama-tama, kami ingin mengucapkan terima kasih. Komunitas The Sims Mobile dan The Sims secara keseluruhan penuh dengan kreativitas, kebaikan, dan imajinasi. Kalian telah membuat kami kagum dengan cerita, bangunan, dan karakter Sims kalian. Kami bangga bisa berbagi perjalanan ini bersama kalian, dan sebagai bentuk apresiasi, kami telah menyiapkan beberapa kejutan untuk bab terakhir TSM,” tulis perwakilan tim.

Sebelum layanan benar-benar dihentikan pada 20 Januari 2026, EA akan merilis satu pembaruan terakhir dalam beberapa bulan ke depan. Bagian pertama dari pembaruan tersebut sudah diluncurkan pada Senin (20/10).

Namun, mulai Selasa, gim The Sims Mobile sudah dihapus dari App Store dan Google Play Store, sehingga tidak bisa lagi diunduh oleh pemain baru. Pemain lama yang sudah memasang atau pernah mengunduh gim ini tetap bisa memainkannya hingga tanggal penutupan.

Penutupan The Sims Mobile terjadi tidak lama setelah EA mengumumkan langkah besar lainnya, yang mana perusahaan akan beralih dari status perusahaan publik menjadi perusahaan privat.

Kesepakatan senilai 55 miliar dolar AS (sekitar Rp852,5 triliun) ini melibatkan sejumlah investor besar, termasuk Silver Lake, Public Investment Fund milik Arab Saudi, dan Affinity Partners milik Jared Kushner.

Meski begitu, waralaba The Sims secara keseluruhan tetap berjalan aktif. The Sims 4 baru saja mendapatkan pembaruan besar pada September lalu.

EA juga sedang mengembangkan gim The Sims baru yang akan menghadirkan fitur multiplayer online untuk pertama kalinya dalam sejarah seri tersebut.***

 

Baca juga: Spotify Gandeng Label Besar untuk Kembangkan Teknologi AI Musik

Scroll to Top