Ucapan Selamat Datang : Camat Dramaga Bogor Secara Simbolis Serahkan Sarana Prasarana Kebersihan Kepada Kapolsek Dramaga IPTU A Motani Zalukhu SH

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor dalam rangka menciptakan lingkungan bersih, membagikan alat – alat kebersihan kepada lingkungan pendidikan swasta dari mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA,SMK, Pesantren, masjid, dan kantor pemerintah termasuk kantor Koramil dan Polsek Dramaga.

Penyerahan alat – alat kebersihan tersebut secara simbolis diserahkan langsung Camat Dramaga, Atep S Sumaryo kepada Kapolsek Dramaga yang baru, IPTU A. MOTANI ZALUKHU S.H, sebagai bentuk ucapan selamat datang, selamat bertugas dan selamat mengemban amanah di wilayah Dramaga.

Penyerahan alat – alat kebersihan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Dramaga dan disaksikan Kanit Johar dan Kanit Atep Dadan pada Selasa, 06/01/2026.

Usai penyerahan secara simbolis alat – alat kebersihan Atep mengungkapkan kepada koran Indonesia bahwa DPA Kecamatan Dramaga diberikan amanah dari APBD Kabupaten Bogor untuk pembelian sarana dan prasarana kebersihan termasuk pembuatan Taman di Halaman depan sebagai etalase Kantor Kecamatan Dramaga agar terlihat rapih dan hijau.

“Dari anggaran yang diterima kami membelanjakan untuk sarana prasarana kebersihan berupa 40 set tong sampah organik dan non organik, alat kebersihan berupa pacul, garpu, pengki, sapu lidi,” katanya.

Distribusi sarana prasarana kebersihan

Sarana prasarana kebersihan lanjut Atep, didistribusikan ke sekolah – sekolah swasta yang ada di 10 desa se-Kecamatan Dramaga, pondok pesantren dan kantor Forkopimcam, termasuk kantor Koramil, Polsek dan Kantor KUA kecamatan Dramaga.

“Kita pilih sekolah – sekolah swasta, karena kalau sekolah negeri sering mendapat bantuan sementara sekolah swasta ini baru pertama kali, termasuk pondok pesantren, hal ini dilakukan tentu sebagai rasa keadilan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat penerima manfaat sarana prasarana kebersihan ini untuk memanfaatkannya sebaik – baiknya. Disiplin membuang sampah pada tempatnya, dengan memilah sampah organik dan non organik diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, bebas dari penyakit dan bebas dari banjir dan longsor.

“Setelah ini semua terdistribusi, kami akan melakukan monitoring, sampai sejauh mana sarana prasarana ini digunakan, termasuk tong sampah, apakah digunakan sesuai anjuran, sampah organik dan non organik dipisah,”tegasnya.

Pihaknya berharap melalui pembagian sarana prasarana kebersihan ini, masyarakat bisa disiplin, hidup bersih, lingkungan bersih, dan dapat meminimalisir terjadinya banjir dan longsor yang diakibatkan membuang sampah sembarangan.***

Scroll to Top