JAKARTA, KORAN INDONESIA – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Dapil Sulawesi Tenggara H. Ahmad Safei menyampaikan keprihatinan mendalam atas kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan, Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian dan evakuasi secara maksimal, dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia demi keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Menurutnya, sebagai mitra kerja Kementerian Perhubungan, Komisi V DPR RI akan mengawal secara langsung proses penanganan kejadian tersebut, termasuk memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal.
“Keselamatan penerbangan harus menjadi prioritas utama. Peristiwa ini perlu ditangani dengan cepat, terbuka, dan bertanggung jawab,” kata Ahmad Safei dalam keterangan tertulis, Minggu (18/1/2026).
Ahmad Safei juga mendorong dilakukan penelusuran penyebab kejadian secara menyeluruh agar menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem keselamatan penerbangan nasional, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.
Diketahui, Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport hilang kontak pada Sabtu (17/1) 13.17 WITA, manakala melintas di perbatasan Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.
Pesawat tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pesawat membawa total 10 penumpang terdiri dari tujuh kru serta tiga pekerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Terbaru, pesawat akhirnya ditemukan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di Puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Minggu (18/01).
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso mengatakan bahwa badan pesawat didapatkan oleh tim SAR darat setelah menerima laporan temuan serpihan dari tim yang menyisir lokasi menggunakan pesawat.***
Baca juga: 1 Penumpang Selamat dalam Kecelakaan Pesawat Air India



