Orang Tua Murid SDN Neglasari 2 Komplen Porsi MBG, Ini Jawaban Pengelola Dapur SPPG-MBG Neglasari 1 Bogor

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) akhir – akhir ini banyak dikeluhkan orang tua murid di berbagai wilayah termasuk di wilayah Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, menu yang dibagikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai kurang memenuhi standar gizi dan kurang dari budget yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Di wilayah Kecamatan Dramaga keluhan itu muncul dari orang tua murid SDN Neglasari 2 yang disampaikan kepada aparat desa Neglasari, bahwa menu MBG pada bulan puasa Ramadhan yang disampaikan dapur SPPG-MBG Neglasari 1 dinilai tidak sesuai budget yang ditetapkan BGN.

“Masa budget delapan ribu isinya hanya 1 rebus telur, keripik tempe, kue brownies dan kurma 3 biji,” kata orang tua murid yang disampaikan ke aparat desa setempat via WhatsApp.

Orang tua murid menilai komposisi tersebut terlalu sederhana dan tidak mencerminkan nilai anggaran per porsi yang selama ini disampaikan, menurut perhitungan para orang tua murid, sebutir telur, sebungkus kripik tempe, kue brownies dan tiga butir kurma paling hanya Rp 6.500.

Para orang tua murid meminta adanya evaluasi dan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan program MBG agar tujuan pemenuhan gizi anak benar-benar tercapai sesuai standar yang ditetapkan.

Jawaban pengelola SPPG-MBG Neglasari 1

Menanggapi adanya komplen dari orang tua murid SDN Neglasari 2, pengelola SPPG-MBG Neglasari 1, Ape Harjani mengungkapkan kepada Koran Indonesia.net bahwa menu yang didistribusikan kepada para siswa sudah sesuai dengan gizi yang ditetapkan.

“Jadi menu yang kita kirim standar gizinya sudah ditentukan, tentunya selain memiliki kandungan gizi juga komposisi kandungan lainnya seperti nutrisi, serat dan lain sebagainya itu sudah diperhitungkan oleh ahli gizi,” kata Ape.

Harga bahan pokok melambung tinggi

Selanjutnya Ape mengungkapkan memasuki bulan Ramadhan harga – harga naik melambung tinggi, sudah mah mahal barangnya susah didapat, sehingga menjadi kendala dalam pengadaan.

Namun demikian pihaknya tetap akan memberikan pelayanan terbaik, meskipun harga – harga barang naik, setiap porsi yang disampaikan sesuai dengan budget yang telah ditentukan.

Porsi Kecil

1 butir telur rebus Rp 3.000
1 kue brownies Rp 2.000
1 bungkus kripik tempe Rp 1.500
3 butir kurma Rp 1.500

Porsi Besar

1 butir telur rebus+ 3 butir telur puyuh Rp 4.500
1 kue brownies Rp 2.000
1 bungkus kripik tempe Rp 1.500
1 buah salak Rp 2.000

“Dan pengadaan barang tersebut, kami sudah bekerjasama dengan para UMKM lokal setempat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para guru di sekolah yang telah bekerjasama dengan baik, dan pihaknya menyampaikan terima kasih kepada para orang tua murid yang telah menyampaikan kritiknya.

“Dengan demikian perhatian para orang tua murid begitu tinggi, dan kritik itu akan kami jadikan sebuah motivasi agar dapur SPPG-MBG Neglasari 1 bisa terus memberikan pelayanan terbaik, menyampaikan setiap porsi makanan sesuai standar gizi yang ditetapkan BGN,” pungkasnya.***

Scroll to Top