BOGOR, KORAN INDONESIA – Forum Komunikasi Masyarakat Gunung Salak (FKMGS) bekerjasama dengan Pemerintah desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor melakukan aksi tanam pohon dalam rangka memperingati hari hutan sedunia pada Rabu, 08/04/2026.
Acara penanaman hari hutan sedunia dipusatkan di lapangan PT. BSS (Bahana Sukma Sejahtera, desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor. Penanaman pohon secara simbolis dilakukan oleh Staf ahli menteri Lingkungan Hidup, Surya Sapta Atmaja, staf ahli menteri UMKM bidang komunikasi dan hubungan antar lembaga, Dr Sudaryano R Lamangkona, S.Sos, M.Si, Camat Cijeruk, M Sobar Mansur, Kapolsek Cijeruk, dan Kades Cipelang serta ketua FKMGS.
Hadir pula dalam acara tersebut perwakilan dari Dinas Koperasi, UMKM, Dishub dan perwakilan dari Dinas Tanaman Pangan & Hortikultura/perkebunan Kabupaten Bogor, serta camat Cijeruk, Kapolsek & Danramil Cijeruk Cigombong, Kades Cibalung, Kades Tajur Halang, Babinsa, Babinkamtibmas Cipelang Cijeruk, Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Hutan Organik Megamendung dan perwakilan PT Kahaptex.

Ketua FKMGS, Haidin Daeng mengatakan bahwa dalam rangka hari hutan sedunia, pihaknya bersama pemerintah desa Cipelang serta masyarakat melakukan penanaman pohon untuk melestarikan alam dan hutan yang ada di kawasan Cipelang Cijeruk Kabupaten Bogor.
“Ribuan bibit pohon akan kami tanam dari berbagai jenis yakni pohon mahoni, damar, pala, matoa, durian, alpukat, nangka dan masih banyak jenis pohon lainnya,” kata Haidin.
Selanjutnya Ia mengungkapkan FKMGS itu telah menanam pohon sejak 2024, namun secara pribadi ia mengaku telah menanam pohon itu sejak 2021. Ada sekitar 4.000 pohon yang sudah ditanam di empat desa di Kabupaten Bogor dan satu desa di Kabupaten Sukabumi.
“Sekitar 4.000 pohon sudah kami tanam, dan di desa Cipelang ini ada sekitar 2.000 bibit pohon yang akan kami tanam, secara simbolis tadi penanaman pohon itu sudah dilakukan, selanjutnya tugas kami yang akan melakukan penanaman secara keseluruhan,” tegas Haidin.
FKMGS Perlu Akta Notaris
Dalam kesempatan itu, Haidin juga menyampaikan keluhannya terkait legalitas formal FKMGS, diakuinya memang sudah ada SK Gubernur, namun untuk menguatkan diperlukan akta notaris.
“Kami harapkan ada pihak yang dapat membantu membuatkan akta notaris untuk FKMGS,” Imbuhnya.
Pohon Bermanfaat Bagi Manusia & Makhluk Hidup Lainnya
Terpisah di lokasi yang sama Camat Cijeruk, M Sobar Mansur usai melakukan penanaman pohon secara simbolis menuturkan kepada Koran Indonesia.net bahwa kegiatan penanaman pohon ini sangat positif, pihaknya menyambut baik dan mendukung apa yang telah dilakukan FKMGS.

“Ada sekitar 2.000 pohon yang akan ditanam oleh teman – teman FKMGS mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan dan tersebar di beberapa wilayah RW di desa Cipelang,” ujarnya.
Dengan adanya gerakan menanam pohon dalam rangka hari hutan sedunia, pohon yang ditanam bisa tumbuh dengan baik sehingga alam Cijeruk kembali menjadi hijau, sejuk dan asri.
“Selain itu, kami harapkan pohon itu dapat menjadi filtrasi udara, bisa menyerap panas, bisa menahan tanah dari musibah longsor, bisa menjadi tempat cadangan air, dengan kata lain pohon dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya,”tandasnya.***



