Pembangunan Jalan Ciherang yang Dijanjikan Pemkab Bogor Tak Kunjung Dikerjakan, Warga Ciherang Gotong Royong Urug dan Tambah Jalan Secara Swadaya !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Di tengah gencarnya kegiatan gotong royong Indonesia ASRI, Warga Ciherang Bogor bergotong royong tambal dan urug jalan rusak berat, tepatnya di ruas jalan Ciherang Stanplas dan Ciherang Kaum, dengan dana swadaya masyarakat secara mandiri.

Warga Ciherang sudah habis masa kesabarannya, pembangunan jalan yang dijanjikan pemerintah Kabupaten Bogor, hingga saat ini belum ada tanda – tanda akan dimulai. Di tengah curah hujan yang sangat tinggi akhir – akhir ini kerusakan ruas jalan tersebut makin parah, berlubang cukup dalam, air menggenang layaknya kubangan kerbau dan membahayakan para pengguna jalan.

Melihat kondisi jalan seperti itu warga masyarakat dan pengurus wilayah setempat melakukan langkah perbaikan dengan mengurug dan menambal jalan dengan adukan semen pasir secara secara gotong royong dengan mengandalkan dana swadaya masyarakat yang dikumpulkan secara mandiri, pada Rabu,13/05/2026.

Ketua RT 04 RW 06, Sulaeman, yang dikonfirmasi via telepon membenarkan pada hari kemarin pihaknya bersama semua unsur masyarakat melaksanakan kerja bakti secara bergotong royong mengurug jalan berlubang dengan puing material bangunan dan menambalnya dengan adukan semen pasir.

Jalan rusak ini lanjut Sulaeman, sudah sejak lama dikeluhkan masyarakat, ditambah saat ini sering hujan, jalan rusak tambah parah, lubangnya sampai ada kedalaman 25 – 30 centimeter, jelas ini berbahaya dan sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan berlalu lintas.

“Kami sangat prihatin dengan kerusakan jalan ini, Kami bersepakat untuk bergerak sendiri melakukan penambalan dan pengurugan jalan agar dapat kembali dilalui dengan lancar dan aman.” Kata Sulaeman Kamis, 14/05/2026.

Dalam pelaksanaannya, warga bekerja bahu-membahu mulai dari pengumpulan dana seadanya, penyediaan material, hingga pengerjaan langsung di lokasi jalan rusak.

“Semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga menjadi modal utama agar perbaikan ini dapat terlaksana, meskipun dengan keterbatasan dana dan fasilitas yang ada,” Ujarnya.1

Warga yang terlibat dalam kegiatan gotong royong perbaikan jalan berharap, hasilnya dapat sedikit meringankan kesulitan warga dalam beraktivitas sehari-hari. Namun demikian saat melintas di jalan tersebut terutama para pengendara motor harus lebih extra hati – hati.

“Perbaikan yang dilakukan masyarakat secara swadaya hanya bersifat sementara, Kami berharap pemerintah kabupaten bogor segera ada progres untuk pembangunan jalan ruas Ciherang stamplas hingga Ciherang kaum. Karena jalan ini sangat vital, akses menuju pendidikan dan kesehatan, ribuan kendaraan juga melintas setiap harinya di jalur ini,” Tandas Sulaeman.***

 

Scroll to Top