Jalan Lingkar Dramaga (JLD) Amblas Dekat Jembatan Ciherang Jadi Sorotan, Sambungan Jembatan Turun 5 Centimeter, Aspal Jalan Miring dan Membahayakan Pengendara !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Jalan Lingkar Dramaga (JLD) amblas dekat sambungan jembatan Ciherang. Akibat amblasnya jalan tersebut posisi aspal jalan mengalami retak cukup panjang dan posisinya miring, tingkat kemiringannya diperkirakan mencapai 30 derajat. Dan posisi aspal jalan dengan sambungan jembatan turun sekitar 5 centimeter.

Dengan kondisi jalan amblas, turun dari sambungan jembatan, sangat berbahaya dan mengancam keselamatan seluruh pengguna jalan, baik mobil maupun pengendara sepeda motor. Masyarakat yang melintas di JLD terutama di jembatan Ciherang desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor agar lebih berhati – hati dan extra waspada.

Tidak Ada Rambu Peringatan

Kondisi jalan JLD amblas tersebut belum ada penanganan dari pihak terkait, bahkan di titik lokasi amblasnya jalan itu, belum ada rambu peringatan, atau barrier tanda bahaya. Sehingga banyak pengendara yang tidak menyadari adanya retakan dan jalan miring serta sambungan jembatan yang menganga. Tidak sedikit para pengendara sepeda motor saat melintas di jalan tersebut mengalami kecelakaan hingga terjatuh.

Pengakuan Pengendara Motor

Salah satu warga Perumahan Alam Sinarsari Dramaga, Andre mengaku pernah mengalami kecelakaan tunggal, saat naik motor di lokasi jalan yang amblas itu terjatuh, waktu itu habis pulang kerja malam hari, saat melintasi titik jalan yang rusak itu, terjatuh.

‎”Seharusnya jalan yang amblas itu segera diperbaiki atau dipasang tanda peringatan yang jelas. Kalau tidak segera ditangani, saya khawatir akan terus ada orang yang celaka di sini,” kata Andre.

Tanggapan Kepala Desa Ciherang

Kepala Desa Ciherang, Suherwin, saat dikonfirmasi Koran Indonesia.net pada Senin, 08 Juni 2026 membenarkan bahwa Jalan JLD persisnya dekat sambungan jembatan Ciapus Ciherang mengalami amblas.

Menurut dia, ruas Jalan Lingkar Dramaga tersebut merupakan wewenang Pemerintah Kabupaten Bogor, dan bukan kewenangan Pemerintah Desa Ciherang. Oleh karena itu, tanggung jawab perbaikan dan penanganannya berada di bawah UPT Jalan dan Jembatan.

Namun demikian, pihaknya telah melaporkan kondisi jalan tersebut kepada pihak terkait, tujuannya tiada lain agar cepat ditangani, agar supaya tidak menimbulkan hal – hal yang tidak diinginkan, serta menjaga keselamatan warga.

‎”Kami sudah melaporkan kondisi jalan yang amblas di atas Jembatan Ciherang ini kepada pihak UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Ciomas. Kami juga sudah meminta agar secepatnya dipasang pembatas pengaman dan rambu bahaya sementara, sebelum dilakukan perbaikan total. Tujuannya satu, agar tidak ada lagi pengendara yang menjadi korban kecelakaan,” tegasnya.

Pihaknya berjanji akan terus memantau, mengawal serta menindaklanjuti laporan tersebut, sampai jalan yang amblas itu kembali aman dan layak dilalui.

“Kami mengimbau pihak terkait untuk segera menindaklanjuti laporan kami, dan segera melakukan perbaikan. Dan kepada para pengguna jalan, agar lebih waspada dan hati – hati saat melintas di atas jembatan Ciapus – Ciherang Dramaga Bogor,” tandas Suherwin.***

Scroll to Top