Ratusan Warga Ciherang Serbu Sembako Murah di Gerai GPM Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Beras Premium Hanya Rp 60.000/5 Kg !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Ratusan masyarakat yang didominasi Khaum emak – emak serbu sembako murah pada Gerakan Pangan Murah ( GPM ) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor di desa Ciherang, Kecamatan Dramaga pada Kamis, 18/05/6/2026.

Gerakan Pangan Murah itu digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor dalam rangka menekan inflasi di tengah harga – harga kebutuhan pokok naik. Dan ratusan warga masyarakat berbondong – bondong berburu sembako murah seperti beras, telur, minyak, gula terigu dan lain – lain, yang mendapat subsidi dari Pemerintah.

Program GPM ini sangat membantu dan bermanfaat bagi warga masyarakat menengah ke bawah. Harga sembako yang telah disubsidi pemerintah terjangkau oleh masyarakat, sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari untuk keluarganya.

Koordinator GPM wilayah Dramaga, Yasin saat dikonfirmasi Koran Indonesia.net mengatakan bahwa GPM yang digelar di desa Ciherang merupakan agenda kegiatan rutin bulanan yang dilaksanakan secara bergiliran di 10 desa se-Kecamatan Dramaga. Dan pada Juni ini giliran di desa Ciherang.

GPM ini secara resmi dibuka mulai pukul 08.00 Wib, namun Alhamdulillah antusiasme masyarakat begitu tinggi, mereka sudah menunggu sejak pukul 07.00 pagi tadi. Warga yang berburu sembako murah tidak hanya dari desa Ciherang saja, tetapi dari desa – desa lain juga ada yang datang ke lokasi GPM ini.

Dalam kegiatan GPM ini pihaknya juga mendapat dukungan, pasokan beras SPHP dari Bulog Cabang Bogor. “Kami berkolaborasi selain dengan Bulog juga UMKM serta pengusaha – pengusaha di wilayah Dramaga untuk mensukseskan GPM yang digelar hari ini,” ujar Yasin.

Stok pangan program GPM

Menurut Yasin, stok pangan (Beras, telur, minyak, gula, terigu dan lain – lain) yang disiapkan dalam GPM hari ini totalnya sekitar 5 ton dengan rincian sebagai berikut :

Beras Premium : 2 ton
Telur ayam : 500 Kg
Gula pasir : 500 Kg
Minyak goreng : 1.300 Liter
Terigu : 500 kg
Ayam : 200 kg

“Semua komoditas pangan yang dijual di GPM sudah pasti lebih murah dari harga di pasar atau warung, karena harga jual ke masyarakat itu harga subsidi dari pemerintah, beras premium Sienak Rp 60.000/5 Kg, telur ayam hanya Rp 23.500/Kg, minyak goreng Rp 18.500/L, gula pasir Rp 16.000, Daging ayam Rp 33.000/ ekor, Terigu Rp 9.000/Kg dan Bawang Cabai Tomat Rp 10.000/ cup,” tegasnya.

Pihaknya berharap Gerakan Pangan Murah hari ini sukses dilaksanakan dan masyarakat banyak yang merasa terbantu dengan program ini. “Kami dari kios delima yang dipercaya menjadi pengelola dan pemasok sembako murah mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor, Dinas Ketahanan Pangan dan Camat Dramaga atas kepercayaannya kepada kami,” Imbuhnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK desa Ciherang, Dewi Majid menyambut baik dilaksanakannya GPM, sehingga masyarakat dapat terbantu berbelanja sembako murah yang disubsidi pemerintah.

“Kami melakukan monitoring GPM di desa Ciherang ini, dan kami memantau masyarakat begitu antusias belanja sembako murah untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya,” kata Dewi.

Selanjutnya Ia mengaku telah membantu sosialisasi dengan woro – woro via WhatsApp group adanya gerakan pangan murah ini. Diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan program ini, karena hanya ada di bulan Juni ini.

“Kita harapkan program ini terus berlanjut, meskipun diadakannya bergiliran di setiap desa, karena program ini cukup bagus, dapat membantu meringankan masyarakat di tengah harga – harga bahan pangan mahal di pasar,” ungkap Dewi.

Suara Masyarakat

Sementara itu salah satu warga desa Ciherang Bogor, Anita warga RT 03 RW 01 Ciherang Hegarsari mengaku senang bisa belanja di GPM ini. Selain harganya murah, kualitasnya bagus juga bisa sambil melihat pameran UMKM lokal desa Ciherang, banyak sekali aneka produk usaha mikro kecil dan menengah yang dijajakan di GPM ini.

“Saya hari ini belanja beras, minyak, dan terigu, karena ini sangat butuh jadi ini yang saya beli, dan beli juga produk UMKM, Ia berharap pemerintah mengadakan sembako murah itu lebih sering, karena ini sangat membantu masyarakat di tengah harga sembako di pasar pada naik semua,” pungkasnya.***

Scroll to Top