Momentum Muharram 1448 H, Jama’ah Majelis Ta’lim Al Hidayah Desa Ciherang, Santuni Puluhan Anak Yatim

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Momentum Muharram 1448 H Jama’ah Majelis Ta’lim Al Hidayah desa Ciherang memberikan santunan kepada puluhan anak yatim. Pelaksanaan santunan tersebut bersamaan dengan pelaksanaan pengajian rutin mingguan setiap Selasa.

Santunan yatim yang dilaksanakan jama’ah Majlis Ta’lim Al-Hidayah Desa Ciherang sebagai wujud nyata kepedulian sosial, berbagi sesama anak yatim. Memelihara dan menyantuni anak yatim itu merupakan perintah agama.

Kegiatan santunan ini selain momentum Muharram juga bertepatan dengan peringatan Hari Asyura dengan mengusung semangat “Memupuk Cinta di Hari Asyura, Mengalir Berkah untuk Anak Yatim”.

Ketua Majlis Ta’lim Al-Hidayah, Dewi Majid Suherwin, menjelaskan bahwa penyisipan kegiatan santunan ini sengaja dilakukan untuk mengajak seluruh jamaah tidak hanya mendengarkan nasihat agama, tapi juga menghidupkan ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Biasanya setiap Selasa kita berkumpul untuk menuntut ilmu dan berzikir. Namun hari ini, kami ingin mengisi pengajian ini dengan berbagi kasih bersama anak-anak yatim di lingkungan Desa Ciherang. Hal ini menunjukkan betapa besarnya kecintaan kita terhadap anak yatim, sebagaimana yang menjadi sifat dan teladan mulia dari Nabi Muhammad SAW,” ujar Dewi Majid Suherwin Selasa, 07/07/2026.

Ia menambahkan, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa orang yang memuliakan dan menopang anak yatim akan bersamanya kelak di surga, sejalan dengan posisi jari telunjuk dan jari tengah. Momen ini menjadi pengingat bagi semua bahwa kasih sayang kepada anak yatim bukan sekadar sedekah materi, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan bukti keimanan yang nyata.

“Mereka bukanlah orang asing. Mereka adalah bagian dari kita, saudara-saudara kecil yang layak mendapatkan pelukan, perhatian, dan harapan agar tetap bisa tersenyum dan melangkah dengan berani,” ujarnya.

Di tengah suasana yang penuh haru, anak-anak yatim tampak ceria menerima santunan dan perhatian dari jamaah Majlis Ta’lim Al-Hidayah. Bagi panitia dan seluruh jamaah, kegiatan ini bukan sekadar pemberian bantuan sesaat, melainkan awal dari kebersamaan yang terus berlanjut—menjamin mereka tidak merasa sendirian, serta tetap mendapatkan dukungan untuk tumbuh dan meraih cita-cita.

“Kami harapkan kegiatan ini dapat menggerakkan hati masyarakat luas, khususnya warga Desa Ciherang, untuk semakin peduli dan peka terhadap kondisi anak yatim, serta kelompok rentan lainnya. Semoga setiap tetes kasih sayang yang kami menjadi berkah yang mengalir tak terputus, mendatangkan ketenangan bagi pemberi maupun penerima, dan menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya,” tandas Dewi Majid.***

Scroll to Top