Penindakan Hukum Dikedepankan, Ormas Nakal Akan Ditindak Tegas!

Bagikan

KORAN INDONESIA – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) menekankan bahwa penegakan hukum menjadi strategi utama dalam menangani aksi premanisme yang bersembunyi di balik nama organisasi kemasyarakatan (ormas).

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenkopolhukam, Marsekal Muda TNI Eko Dono Indarto, menyampaikan bahwa praktik premanisme yang mengatasnamakan ormas berpotensi besar mengganggu investasi serta kestabilan ketertiban umum, yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas.

“Penindakan hukum adalah langkah awal yang harus dilakukan. Selanjutnya, tentu diperlukan pembinaan terhadap ormas-ormas tersebut,” ujarnya melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Minggu.

Eko menegaskan bahwa penanganan terhadap premanisme dan ormas yang mengganggu harus dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat.

Ia juga menyebut bahwa tindakan-tindakan premanisme menjadi hambatan yang signifikan terhadap berbagai program pembangunan nasional yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, Presiden berkomitmen membangun iklim investasi yang sehat, baik dalam negeri maupun luar negeri, sebagaimana tertuang dalam Astacita.

Eko memastikan bahwa pemerintah tidak akan segan memberikan tindakan tegas terhadap ormas yang meresahkan.

Ia menilai beberapa daerah telah melakukan langkah tepat dalam menangani ormas semacam itu, contohnya Provinsi Jawa Timur yang dinilai cepat dalam merespons gangguan terhadap ketertiban.

“Saya mengapresiasi upaya-upaya yang sudah dijalankan. Namun demikian, langkah-langkah lanjutan tetap perlu dilakukan,” tambahnya.

Menurut Eko, aparat pemerintah daerah perlu memetakan titik-titik rawan premanisme dan menentukan pendekatan yang sesuai untuk menyelesaikannya.

Selain penindakan, pendekatan pencegahan dan sosialisasi juga penting. Ia menekankan pentingnya peran media massa sebagai mitra dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Ia juga berharap koordinasi antara Polri, TNI, dan Badan Kesbangpol di berbagai daerah terus diperkuat.

Eko mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor apabila menemukan aksi premanisme di lingkungannya kepada pihak berwajib.

“Kebersamaan seluruh elemen bangsa akan memperkuat komitmen untuk menekan aksi premanisme, sehingga ormas yang selama ini menimbulkan keresahan dapat berubah menjadi organisasi yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.***

Ilustrasi: Pexels/kat wilcox

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top