KORAN INDONESIA – Wolverhampton Wanderers menolak tawaran kedua dari Newcastle United untuk mendatangkan striker Jorgen Strand Larsen.
Striker asal Norwegia itu baru saja tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat Wolves mengalahkan West Ham 3-2 di ajang Piala Liga pada Selasa malam (27/8).
Newcastle sempat mengajukan penawaran pertama sebesar £50 juta (sekitar Rp1 triliun), namun ditolak. Mereka lalu kembali dengan tawaran lebih tinggi, yakni £55 juta atau sekitar Rp1,1 triliun. Meski begitu, Wolves tetap bergeming dan enggan melepas sang pemain.
Alasannya cukup jelas. Selain karena jendela transfer akan segera ditutup pada Senin mendatang, klub juga menilai Strand Larsen adalah bagian penting dalam upaya mereka bertahan di Liga Premier musim ini.
Newcastle sendiri tengah mencari penyerang baru. Situasi striker utama mereka, Alexander Isak, sedang tak menentu karena sang pemain dikabarkan ingin pindah ke Liverpool. Isak belum sekalipun bermain musim ini dan hubungannya dengan klub dikabarkan merenggang.
Strand Larsen baru saja dipermanenkan Wolves dari Celta Vigo musim panas ini dengan mahar £23 juta. Ia langsung menunjukkan kontribusi besar dengan dua gol cepat sebagai pemain pengganti melawan West Ham.
Pelatih Wolves, Vitor Pereira, meski ingin mempertahankan Strand Larsen, tak sepenuhnya menutup kemungkinan jika klub harus menjual.
“Sepak bola tetaplah sepak bola, dan setiap pemain punya harga, bahkan Messi atau Cristiano,” ujar Pereira.
“Saya paham sepak bola, tapi bagi saya dia sangat penting. Kita lihat nanti apa yang terjadi. Kalau keputusannya ada di tangan saya, tentu saja (dia bertahan). Dia pemain yang sangat penting,” lanjutnya.
Strand Larsen sendiri disebut tetap bersikap profesional meski tahu dirinya diminati Newcastle. Musim lalu, ia mencetak 14 gol di Premier League, dan kini menjadi incaran banyak klub.
“Saya pernah menemui banyak pemain dalam situasi seperti ini selama karier saya, dan beberapa dari mereka meminta untuk tidak dimainkan. Tapi dia selalu ingin bermain, selalu ingin membantu tim,” kata Pereira.
“Dalam tujuh atau delapan bulan terakhir saya bersamanya, saya sangat mengenalnya. Dia tidak akan memaksa pindah. Tentu kita tahu bahwa dalam sepak bola apa pun bisa terjadi. Tapi saya ingin mempertahankan pemain terbaik seperti dia,” tambahnya.
Dengan waktu transfer yang semakin mepet, keputusan Wolves untuk mempertahankan Strand Larsen bisa menjadi penentu nasib mereka di Premier League musim ini. Sementara itu, Newcastle harus segera mencari alternatif lain jika ingin menambah amunisi di lini depan.***
Baca juga: Perez dan Bottas Kembali ke F1 di 2026, Bergabung dengan Tim Baru Cadillac