KORAN INDONESIA – Rantai motor jadi salah satu komponen penting yang sering kali luput dari perhatian. Padahal, kalau rantai motor jarang dibersihkan dan dirawat, dampaknya bisa bikin tarikan motor jadi berat, suara berisik, bahkan bisa bikin rantai cepat aus atau putus di tengah jalan.
Ada baiknya pemilik motor, terutama yang pakai motor bebek atau sport, paham bagaimana cara merawat dan membersihkan rantai dengan benar.
Sebelum mulai bersih-bersih, ada baiknya kenali dulu jenis rantai motor yang dipakai. Umumnya, rantai motor terbagi jadi dua tipe: rantai biasa (tanpa ring) dan rantai dengan ring seperti O-ring atau X-ring.
Rantai tanpa ring cenderung lebih gampang dibersihkan, tapi cepat aus karena gesekan antar logam. Sementara, rantai O-ring dan X-ring punya lapisan karet di antara mata rantai yang fungsinya menjaga pelumas tetap di dalam, bikin rantai lebih awet.
Rantai O-ring bentuknya bulat dan pipih, sedangkan X-ring punya bentuk berpilin untuk mengurangi gesekan langsung antara logam.
Bagian-Bagian Rantai Motor yang Perlu Diketahui
Rantai motor hanya digunakan di motor tipe bebek dan sport, sedangkan motor matic tidak pakai rantai karena pakai sistem CVT.
Komponen rantai terdiri dari:
- Gear depan (drive gear): yang berfungsi sebagai penggerak utama.
- Gear belakang (driven gear): yang mengikuti perputaran gear depan.
- Rantai roda: yang menghubungkan dan menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang.
Dengan mengetahui bagian-bagian ini, kita bisa lebih hati-hati saat membersihkan supaya nggak merusak komponen lain.
Kenapa Rantai Perlu Dibersihkan?
Rantai motor berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Kalau kotor, kering, atau kendur, performa motor bisa terganggu. Biasanya ditandai dengan suara berisik, tarikan berat, atau rantai terasa longgar saat ditarik.
Rantai yang bermasalah juga bisa bikin komponen lain seperti gear cepat aus. Jadi, penting banget untuk rutin membersihkan dan melumasinya.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membersihkan
Sebelum mulai, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
- Pastikan tahu jenis rantai (biasa atau pakai ring).
- Posisikan motor dengan standar tengah agar roda bisa diputar dengan mudah.
- Cek kondisi rantai dan gear, apakah sudah aus atau tidak. Gear yang aus biasanya punya mata gear yang runcing atau tajam.
- Jangan menggunakan oli bekas untuk pelumas, karena bisa membawa kotoran dan merusak rantai.
Langkah Membersihkan Rantai Motor yang Benar
Berikut cara membersihkan rantai motor yang bisa kamu coba sendiri di rumah:
- Siapkan alat dan bahan: bensin, sabun cuci piring, cairan penetran, kuas atau sikat gigi bekas, kain kering, dan pelumas rantai (chain lube).
- Standarkan motor: Gunakan standar tengah agar roda bisa diputar dengan mudah.
- Awali dengan membersihkan menggunakan bensin: Oleskan bensin ke rantai untuk menghilangkan kerak dan oli kotor yang menempel.
- Menyemprotkan cairan pembersih: Gunakan sabun cuci piring, minyak tanah, atau cairan khusus ke seluruh permukaan rantai. Diamkan sebentar.
- Gosok menggunakan sikat: Sikat rantai secara perlahan, termasuk bagian sela-sela yang sulit dijangkau.
- Bilas dan keringkan: Bersihkan sisa cairan dengan kain kering.
- Beri pelumas: Semprotkan chain lube ke bagian rantai dan mata gear untuk menjaga rantai tetap licin dan tahan lama.
Tips Biar Rantai Motor Lebih Awet
Biar rantai motor kamu tahan lama, ini beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Rutin bersihkan rantai minimal dua minggu sekali, atau lebih sering kalau kamu sering berkendara di jalan yang kotor atau saat hujan.
- Gunakan pelumas khusus rantai, bukan oli bekas.
- Pilih rantai dan gear yang original, jangan menggunakan yang palsu atau yang memiliki kualitas rendah.
- Cek ketegangan rantai secara berkala, jangan terlalu kencang atau terlalu kendur.
Dengan rutin membersihkan dan melumasi rantai, motor kamu nggak cuma enak dipakai, tapi juga lebih awet dan aman. Jadi, mulai sekarang jangan malas cek kondisi rantai ya!***