JAKARTA, KORAN INDONESIA – Timnas Indonesia akan diperkuat dua pemain Eredivisie, Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans, setelah DPR RI menyetujui proses naturalisasi keduanya pada Rapat Paripurna, Selasa, 26/8/2025.
Setelah disetujui DPR, proses berikutnya adalah pengajuan ke Sekretariat Negara untuk mendapatkan Surat Keputusan Presiden (Keppres).
Jika Keppres terbit, keduanya bisa langsung diambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Melansir dari Kompas, Rabu, 27/8/2025, PSSI berharap proses ini berjalan mulus agar Mauro dan Miliano bisa memperkuat Garuda di FIFA Match Day melawan Lebanon pada 8 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Sebelumnya, Indonesia dijadwalkan menghadapi Kuwait pada 5 September, namun laga itu batal karena Kuwait mengundurkan diri.
Profil Mauro Zijlstra
Mauro Nils Zijlstra lahir di Zaanstad, Belanda, pada 9 November 2004. Striker berusia 20 tahun ini memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Bandung.
Perjalanan karier Mauro dimulai di akademi AZ Alkmaar, lalu pindah ke AFC Amsterdam Youth. Musim 2021/2022 ia tampil luar biasa dengan 18 gol dan 11 assist dalam 20 pertandingan.
Pada Juli 2022, ia bergabung dengan NEC Nijmegen U-21 dan mencetak 12 gol dalam dua musim.
Setahun kemudian, Volendam U-21 merekrutnya. Mauro langsung gacor dengan 17 gol dan tujuh assist dari 21 laga, bahkan ikut mengantar Volendam promosi ke Eredivisie.
Kini, Mauro sudah bermain untuk tim utama Volendam di Eredivisie, termasuk saat debut melawan Heerenveen.
Dengan ketajamannya, Mauro digadang-gadang bisa jadi solusi lini depan Timnas Indonesia.
Profil Miliano Jonathans
Miliano Jonathans lahir di Arnhem, Belanda, pada 5 April 2004. Ia memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Depok. Pemain berusia 21 tahun ini berposisi sebagai winger kanan.
Karier Miliano dimulai di akademi Vitesse. Pada musim 2020/2021, ia mencetak 5 gol dan 6 assist di tim U-18, lalu naik ke tim U-21.
Sejak musim 2021/2022, ia sudah sesekali dimainkan di tim utama. Puncak performanya hadir di paruh pertama musim 2024/2025, saat ia mencatatkan 11 gol dan 4 assist di kasta kedua Liga Belanda.
Aksi impresif ini membuat FC Utrecht memboyongnya pada Januari 2025.
Hingga kini, ia sudah mengoleksi 15 penampilan, termasuk 5 di musim terbaru. Kecepatan dan kreativitasnya di sisi sayap diyakini akan menambah variasi serangan Timnas.
Dengan hadirnya Mauro dan Miliano, PSSI optimistis lini serang Timnas akan semakin tajam. Mauro bisa jadi penyerang murni yang selama ini masih jadi kelemahan Garuda, sementara Miliano siap menambah variasi serangan dari sisi sayap.
Kalau administrasi berjalan lancar, keduanya berpeluang besar menjalani debut saat Indonesia menghadapi Lebanon.
Baca juga: Sprint Race Hungaria Jadi Mimpi Buruk Yamaha