Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 Digelar di SDN Purwasari 01 Bogor, 1000 Peserta Ambil Bagian Pada Perlombaan Tingkat SD !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) se- Kecamatan Dramaga berlangsung di SDN Purwasari 01 diikuti 36 Sekolah Dasar terdiri dari 34 SDN dan 2 SD swasta. Dan acara tersebut berlangsung pada Senin, 13/04/2026.

Kegiatan tersebut merupakan ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), FLS3N bertujuan membina fisik, mental, sportivitas, serta menjaring talenta atlet muda berbakat dari seluruh wilayah Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor.

Pembukaan FLS3N cukup meriah dihadiri langsung Camat Dramaga, Atep S Sumaryo, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H Wasto S Hut M.Pd, Para kepala sekolah dan guru serta peserta lomba dari seluruh SD se-Kecamatan Dramaga dan para tamu undangan.

Ketua panitia penyelenggara FLS3N, Suharto mengatakan bahwa acara ini merupakan agenda rutin tahunan, dan tahun ini sebagai tuan rumah adalah SDN Purwasari 01. Dan acara ini secara resmi dibuka oleh Ibu Kabid Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Melalui agenda kegiatan ini, tercipta tali silaturahmi antara sekolah, juga bisa melahirkan anak – anak yang berprestasi baik di tingkat Kecamatan, Kabupaten maupun provinsi bahkan sampai tingkat nasional.

“Kegiatan FLS3N berlangsung selama 4 hari, terhitung mulai hari ini Senin, dan berakhir pada Kamis 16/04/2026. Dan kami harapkan semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar,” katanya.

Sumber Pendanaan & Biaya Pendaftaran

Selanjutnya Suharto mengungkapkan bahwa kegiatan ini sumber dananya berasal dari APBN Pemerintah pusat melalui anggaran Dana BOS dari masing – masing sekolah yang berjumlah 36 Sekolah Dasar, 34 SD Negeri dan 2 SD swasta.

“Biaya pendaftaran masing – masing peserta (perorangan & beregu) ditetapkan Rp 150.000. Dan biaya tersebut digunakan sepenuhnya untuk kegiatan FLS3N termasuk pembelian piala dan hadiah – hadiah untuk para pemenang, dan peserta yang mengikuti kegiatan lomba ini jumlahnya sekitar 1.000 orang,” ujarnya.

Tim Juri dari Luar Dramaga

Untuk menjaga netralitas dalam kegiatan ini, tim juri yang bertugas dalam event FLS3N didatangkan dari luar Kecamatan Dramaga, tidak ada satupun dari internal sekolah yang ada di Dramaga, semuanya dari luar Dramaga.

Sementara itu, Camat Dramaga, Atep S Sumaryo dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan FLS3N ini cukup bagus, diadakan rutin setiap tahun dan diikuti semua sekolah dasar di Kecamatan Dramaga.

Ketua panitia FLS3N, Suharto (Pakai Topi) saat memberikan keterangan kepada Wartawan/Asof/Koran Indonesia/

“Tujuan kegiatan itu untuk menjaring calon – calon juara olah raga, olah raga tradisional, calistung, seni tari dan lain – lain. Dan para juara I dari masing – masing sekolah akan dijadikan perwakilan untuk kontingen Kecamatan Dramaga mengikuti lomba tingkat Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Pada tahun lalu dari Kecamatan Dramaga ada 10 cabang lomba yang diikuti di tingkat Kabupaten Bogor. “Kita berharap tahun ini bisa lebih banyak lagi cabang lomba yang bisa diikuti kecamatan Dramaga, dan sebagai bentuk dukungan kami akan menyediakan sarana transportasi menuju Cibinong,” tegasnya.

Jalur Prestasi Menuju SMP Negeri

Selanjutnya Atep mengimbau agar anak – anak yang memiliki talenta dan prestasi dibidang lomba – lomba ini terus didukung oleh orang tua, guru dan kepala sekolah agar mereka terus menorehkan prestasi.

“Anak – anak yang memiliki talenta dan kemampuan serta prestasi dibidang lomba – lomba itu diharapkan bisa masuk ke SMP Negeri melalui jalur prestasi,” Atep kembali menegaskan.

Senada dengan Camat Atep, Pengawas Pembina Sekolah Dasar Kecamatan Dramaga, Momo mengatakan dari event rutin tahunan ini pihaknya berharap bisa melahirkan anak – anak sehat, cerdas dan memiliki prestasi yang membanggakan orang tua, sekolah dan Kecamatan Dramaga.

“Anak – anak yang ikut serta dalam lomba ini mulai dari kelas I sampai dengan kelas V, kita berharap event tahunan ini bisa melahirkan anak – anak yang memiliki prestasi, agar prestasi yang mereka miliki bisa menghantarkan mereka ke sekolah negeri melalui jalur prestasi,” pungkasnya.***

Scroll to Top