Forkopimcam Dramaga Gelar Rakor di Desa Babakan Bogor, Bahas Pengurangan Dana Desa Hingga MBG Tahun 2026

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Apel Ka desa dan rapat koordinasi digelar Forkopimcam Dramaga di desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Senin, 19/01/2026.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Camat Dramaga dalam sambutannya menyoroti terkait dapur SPPG-MBG dan pengurangan dana desa tahun 2026. Ia berharap program MBG di tahun ini segala kekurangan di tahun 2025 dapat disempurnakan, sehingga pelayanan kepada kelompok penerima manfaat dapat lebih ditingkatkan.

Kemudian ia juga berharap pengurangan anggaran dana desa dari pemerintah pusat disikapi dengan bijak, apa yang sudah ditetapkan dalam Musdes di tahun 2025, di review kembali, dibuat skala prioritas, dan di musdekan ulang.

Selain itu, Ia juga berharap bisa meningkatkan pendapatan dari sektor pajak, pihaknya mengajak semua LKD di desa Babakan untuk secara bersama – sama mengimbau masyarakat agar taat bayar pajak khususnya, pajak bumi dan bangunan (PBB).

Sementara itu, Kepala desa Babakan, Ahmad Yani mengatakan bahwa hari ini Forkopimcam Dramaga melaksanakan apel ka desa, dengan menggelar upacara di SDN Babakan 1 dan 3 dan dilanjutkan dengan rapat koordinasi dengan seluruh LKD desa Babakan. Dan rapat koordinasi tersebut diikuti seluruh LKD, terdiri dari BPD, LPM, RTRW, Kader PKK, Kader Posyandu, IPSM dan Karang Taruna desa Babakan.

Menurut Yani dalam forum rapat koordinasi dibahas pertama terkait pengurangan dana desa, ke dua terkait program KDMP Pemerintah pusat dan ke tiga terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) desa Babakan.

Dampak Pengurangan Dana Desa

Kemudian Yani mengungkapkan dengan adanya pengurangan dana desa dari pemerintah pusat tentu akan berdampak terhadap program yang telah ditetapkan desa dalam APBDes di akhir tahun 2025. Desa Babakan pasti sama dengan desa – desa lain akan banyak mengalami perubahan rencana pembangunan dan rencana penggunaan dana desa tahun 2026.

“Dengan adanya pengurangan dana desa tersebut, otomatis beberapa program pembangunan tidak akan terealisasi di tahun 2026,” tegasnya.

Besaran Anggaran Dana Desa 2026

Selanjutnya Ia mengungkapkan anggaran dana desa yang akan diterima pemerintah desa Babakan di tahun 2026 sebesar Rp 373 juta. “Dan kita akan melaksanakan Musyawarah desa (Musdes) perubahan setelah juklak juknisnya lengkap dari pemerintah pusat,”ujarnya.

Pihaknya berharap kepada semua stakeholder yang ada di desa Babakan bisa menerima apa yang menjadi arahan pemerintah pusat terkait pengurangan anggaran dana desa tersebut.

“Kami juga berharap, pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali anggaran dana desa karena tidak semua atau belum semua pembangunan infrastruktur terselesaikan yang tertuang di RPJMDES desa Babakan,”tandas Yani.***

Scroll to Top