Harga Sembako H-5 Lebaran di Pasar Dramaga Bogor Terpantau Fluktuatif, Daging Sapi Lokal Super Rp 160.000/Kg & Tomat Sayur Naik 80 %

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Harga sembako H-5 lebaran di pasar Dramaga Bogor, terpantau fluktuatif untuk semua komoditas. Beberapa diantaranya mengalami kenaikan berdasarkan update dari para pedagang yakni, daging sapi, daging ayam, telur ayam dan sayur – sayuran.

Naiknya beberapa komoditas sembako, tidak berbanding lurus dengan jumlah pembeli, hal ini yang dikeluhkan para pedagang di pasar Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, harga terus merangkak naik namun jumlah pembeli menurun, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Update harga sembako di pasar Dramaga Bogor H-5 lebaran Senin, 16/03/2026 selengkapnya dapat disimak di bawah ini ;

Daging sapi lokal super Rp 160.000/Kg
Daging sapi impor Rp 110.000/Kg
Daging ayam potong Rp 41.000/Kg
Telur ayam Rp 31.000/Kg
Beras medium Rp 15.000/Kg
Beras Premium Rp 16.000/Kg
Minyak goreng Rp 19.000/liter, Rp 38.000/2 Liter.
Bawang merah Rp 40.000/kg
Bawang putih Rp 40.000/kg
Cabai merah Rp 50.000/kg
Cabai kriting Rp 55.000/Kg
Cabai Jablai Rp 105.000/kg
Tomat sayur Rp 18.000/kg (semula hanya Rp 10.000/kg)
Tomat Apel Rp 20.000/kg.
Kacang panjang Rp 24.000/kg

Sementara kebutuhan pokok lainnya termasuk sayur mayur dan bumbu – bumbu dapur terpantau harga stabil.

Ketua paguyuban pasar Dramaga Bogor, Abah Atok menuturkan kepada Koran Indonesia bahwa fluktuatif harga sembako itu mengikuti standar harga pasar. Dan saat ini yang dikeluhkan oleh para pedagang, jumlah pengunjung yang terus menurun bila dibandingkan dengan hari yang sama tahun lalu.

“Kami menampung keluhan dari para pedagang, rata – rata mereka mengeluhkan jumlah kunjungan pembeli ke pasar Dramaga Bogor terus merosot, bahkan bisa dibilang parah, itu mungkin diduga karena faktor ekonomi secara nasional dan berpengaruh terhadap kemampuan dan daya beli masyarakat,” katanya.

Menurut pengamatannya, menurunnya jumlah kunjungan masyarakat untuk berbelanja ke pasar Dramaga diduga oleh beberapa faktor diantaranya faktor ekonomi dan kedua faktor hadirnya dapur SPPG-MBG, sehingga harga – harga sembako di pasar ini cenderung naik.

“Faktor ekonomi itu sangat luar biasa, masyarakat diduga sulit mendapatkan uang, pas dapat duit begitu mau melakukan transaksi, harga sembako sudah di atas, sehingga imbasnya dialami para pedagang, jadi sepi pengunjung,” ujarnya.

Ketua Paguyuban pasar Dramaga, Abah Atok saat menyampaikan keterangan kepada Koran Indonesia/Asof/Koran Indonesia//

Penutupan jalan pasar Dramaga Bogor

Kemudian Abah Atok juga menyampaikan informasi bahwa pada hari Rabu dan Kamis (18 & 19 Maret 2026) jalan pasar Dramaga akan ditutup total untuk semua jenis kendaraan. Jalan tersebut akan digunakan untuk berjualan para pedagang, dan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan, jalan itu ditutup sementara menjelang hari H lebaran.

“Kami mohon kepada masyarakat pengguna jalan untuk memakluminya, dan masyarakat bisa melewati jalur alternatif di sekitaran pasar Dramaga, yakni melewati jalan H Abas, Jalan Margajaya Ciherang atau Jalan Lingkar Dramaga (JLD),” Imbuhnya.

Maju mundurnya pasar Dramaga Bogor tergantung banyak sedikitnya jumlah pengunjung yang bertransaksi di pasar ini, pihaknya berharap apa yang dikeluhkan para pedagang, sepekan menjelang lebaran pasar kembali ramai dipadati pengunjung.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur oleh tawaran – tawaran belanja barang dari platform online, datanglah ke pasar Dramaga Bogor, untuk memenuhi kebutuhan lebaran, semua produk yang dibutuhkan semuanya ada di pasar Dramaga Bogor,” pungkasnya.***

Scroll to Top