Instruksi Bupati Bogor Terkait Hutan Kota Ditindaklanjuti Camat Dramaga, Lahan 1.4 H di Neglasari Diputuskan Menjadi Hutan Kota, Ini Langkah Yang Dijalankan Atep S Sumaryo

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Bupati Bogor, Rudy Susmanto instruksikan kepada seluruh camat di Kabupaten Bogor, untuk membuat hutan kota di setiap kecamatan dengan luas minimal 1,2 hektar. Tujuannya tentu untuk menciptakan keseimbangan lingkungan fisik di kawasan perkotaan dengan memperbaiki iklim mikro, meningkatkan estetika, meresapkan air (hidrologis), serta mendukung keanekaragaman hayati.

Instruksi Bupati Bogor tersebut ditindaklanjuti Camat Dramaga, Atep S Sumaryo dengan melakukan survey bersama tim PDAM Kabupaten Bogor pada Rabu, 28/01/2026 dan dibahas pada saat giat Forkopimcam Apel Kades yang dipusatkan di SDN Neglasari 2 pada Senin, 02/02/2026.

Launching Hutan Kota

“Kami sudah melakukan survey bersama tim dari PDAM, dan kami bahas pada acara Forkopimcam apel ka desa di desa Neglasari, dan jika tidak ada perubahan hari Rabu, 04/02/2026 akan dilaksanakan Launching penanaman pohon sebagai tanda diresmikannya hutan kota,”kata Atep.

Target 1.000 ditanam saat Lauching

Selanjutnya kata Atep, target penanaman pohon dari berbagai jenis itu saat Launching pohon akan ditanam sekitar 1.000 pohon. Dari PDAM sudah jelas disediakan 250 pohon, Kwaran Pramuka 50 bibit pohon kelapa, lalu pihaknya juga berusaha ke balai benih Rumpin sudah ada sekitar 400 pohon dan dinas – dinas terkait, semoga target 1.000 pohon bisa tercapai.

Kades Neglasari Dukung Penuh Program Bupati Bogor terkait Hutan Kota

Sementara itu, Kepala desa Neglasari, Yayan Mulyana saat dikonfirmasi Koran Indonesia.net disela rapat di Kantor Kecamatan Dramaga menyambut baik langkah yang dilakukan Camat Dramaga, menindaklanjuti instruksi Bupati Bogor, dan wilayah desa Neglasari dipilih menjadi lokasi hutan kota tingkat Kecamatan Dramaga.

Terkait dipilihnya lokasi hutan kota di desa Neglasari tadi pagi di bahas di dalam rangkaian kegiatan Forkopimcam apel ka desa yang dipusatkan di SDN Neglasari 2 Bogor. Dan dihadiri seluruh staf desa dan perangkat desa, seluruh LKD desa dan semua stakeholder desa itu hadir.

“Dalam diskusi pembangunan di wilayah, tadi bagi dibahas terkait hutan kota, Kamtibmas lingkungan menjelang dan pada saat bulan suci Ramadhan, agar tidak terjadi tawuran, perang sarung dan lain – lain dalam rangka menjaga kekhidmatan dan ke khusuan umat Islam menjalankan ibadah puasa,” katanya.

Kemudian terkait rencana pembuatan hutan kota, pihaknya sangat mendukung program Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Dan lokasi yang sudah disiapkan yakni lahan seluas 1.4 hektar di Kp Mekarsari RT 04 RW 06 desa Neglasari.

“Kami sangat mendukung program Bupati Bogor dengan program hutan kota dengan tujuan untuk menyelamatkan bumi dari ambang kehancuran, kami siap melestarikan alam, dan kami bersama semua stakeholder yang ada akan menyiapkan segala sesuatunya agar pada saat Launching penanaman pohon semua persiapannya sudah matang,”tandas Yayan.***

Scroll to Top