IPB Peduli Bencana Ringankan UKT Mahasiswa Asal Sumatera Terdampak Banjir Bandang, Simak Penjelasan Rektor IPB University !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Program IPB Peduli memberikan bantuan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa yang berasal dari Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang terdampak bencana banjir bandang, yang meluluh lantahkan 3 wilayah propinsi tersebut beberapa waktu lalu.

Dampak dari bencana banjir bandang tersebut, banyak warga yang kehilangan harta benda bahkan jiwa. Oleh karenanya melalui program IPB Peduli bencana, setiap mahasiswa asal Aceh, Sumbar dan Sumut yang sedang menimba ilmu di IPB University diberikan keringanan UKT.

Diketahui, program IPB Peduli bencana beberapa waktu lalu telah mengirimkan bantuan pangan, obat-obatan, pipanisasi untuk mengalirkan air bersih, paket peralatan internet berbasis satelit, hingga pengiriman dokter, dosen, dan mahasiswa untuk melakukan pelayanan kesehatan dan gizi, serta pendampingan dan pemulihan psikis korban terutama bagi kelompok rentan (anak-anak, lansia, wanita hamil/menyusui).

Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, STP, MSi dalam keterangan tertulisnya diterima Koran Indonesia mengatakan bahwa melalui Program IPB Peduli bencana telah mengirimkan logistik berupa pangan, obat – obatan, pipanisasi, peralatan satelit.

Selain itu lanjut Dr Alim, pihaknya juga telah mengirimkan para dokter dan mahasiswa untuk memberikan pertolongan kepada para korban bencana banjir bandang di pulau Sumatera (Aceh, Sumbar dan Sumut).

Penguatan Pangan Darurat

Untuk meringankan beban warga masyarakat korban banjir bandang di Sumatera pihaknya melakukan langkah – langkah diantaranya penguatan transisi dari pangan darurat ke pangan yang lebih stabil, pemulihan psikososial lanjutan, reaktivasi pertanian, membangkitkan kembali usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami telah melaksanakan hal tersebut melalui program IPB Peduli bencana, dan selanjutnya kami juga akan melakukan peninjauan kembali uang kuliah tunggal (UKT) khusus untuk para mahasiswa terdampak bencana banjir bandang di Sumatera,” Ujarnya Kamis, 01/01/2026.

Level Kebijakan UKT

Selanjutnya Dr Alim menegaskan bahwa untuk meringankan UKT khusus mahasiswa asal Sumatera yang terdampak banjir, pihaknya akan menerapkan beberapa level kebijakan sebagai berikut ;

  • Pembayaran secara dicicil
  • Pembayaran UKT diturunkan
  • Pembebasan pembayaran UKT untuk mahasiswa yang mengambil cuti akademik
  • Pembebasan UKT 100% (Gratis).

“Kami menerapkan kebijakan menggratiskan sepenuhnya. Dan Kebijakan tersebut akan diberlakukan minimal selama 1 semester,”tegasnya.

Selanjutnya Dr Alim mengaku, pihaknya masih terus mengkaji formula yang tepat untuk masing-masing mahasiswa terdampak bencana banjir bandang di Sumatera.

Proposal Kemdiktisaintek

Selanjutnya Dr Alim mengungkapkan bahwa empat proposal yang diajukan ke Kemdiktisaintek telah di acc terkait dengan aksi tanggap darurat maupun rehabilitasi yaitu distribusi logistik, layanan kesehatan dan gizi, pendampingan psikososial, serta mitigasi dan edukasi kebencanaan telah di

“Program IPB Peduli bencana untuk jangka panjang, piaknya akan memberikan beragam kebijakan afirmasi yang akan diprioritaskan untuk daerah yang terkena bencana tersebut seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, Program Dosen Mengabdi, beasiswa untuk mahasiswa baru asal wilayah bencana, serta beragam studi/kajian/policy brief kebencanaan,”pungkasnya.***

Scroll to Top