BOGOR, KORAN INDONESIA – Warga Dramaga Bogor mengkhawatirkan keberadaan sejumlah pohon yang bertengger di pinggir Jalan Nasional antara SMAN 1 Dramaga hingga pinggir SPBU depan gerbang perumahan Dramaga Cantik.
Sejumlah pohon di pinggir jalan nasional tersebut saat hujan dan angin kencang rawan tumbang, dan akan mengancam keselamatan warga, warga meminta kepada pihak terkait untuk memangkas ranting/ dahan pohon tersebut untuk dikurangi, karena saat hujan dan angin kencang berpotensi tumbang.
Ketua RW 01 Kp Drabas, Asep Taufiqurahman menuturkan kepada Koran Indonesia bahwa keberadaan sejumlah pohon di Jalan Nasional ruas Jl Raya Dramaga mulai dari depan SMAN 1 Dramaga hingga samping SPBU sudah banyak dikeluhkan warga.
“Warga menyampaikan kekhawatiran dan mengeluhkan keberadaan sejumlah pohon di area itu, ketika hujan deras dan angin kencang kepada kami, mereka khawatir pohon itu tumbang,”kata Asep Senin, 02/03/2026.
Menyikapi aduan masyarakat tersebut Asep mengaku sudah membuat surat terbuka yang ditayangkan di salah satu media lokal di Bogor, maksud dari surat terbuka itu agar pihak terkait bisa menindaklanjuti keluhan warga untuk memangkas pohon.
“Kami minta agar pihak terkait bisa segera melakukan pemangkasan deretan pohon yang berada di Jl Raya Dramaga, depan Auto 2000, RS KBP, Mie Gacoan, dan MD, keberadaan pohon itu dikhawatirkan tumbang oleh warga,”tegas Asep.

Sementara itu, Camat Dramaga Atep S Sumaryo saat ditemui di Kantornya, terkait adanya aduan masyarakat (Dumas) yang disampaikan kepada ketua RW 01 Kp Drabas desa Dramaga, Ia mengatakan akan ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan pihak – pihak terkait.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak PU wilayah, PU Kabupaten, Provinsi maupun nasional, walau bagaimana pun itu menjadi tugas kita untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada warga,” katanya.
Pihaknya berjanji akan menggali informasi, untuk menindaklanjuti aduan masyarakat ini, sementara untuk teknisnya diserahkan ke dinas teknis yang menangani. Apakah dipangkas atau ditebang.
“Yang jelas jika pohon itu ditebang maka harus dipersiapkan pohon penggantinya, agar pinggir jalan tersebut tetap hijau dan tidak panas,” ujarnya.
Secepatnya lanjut Atep akan berkoordinasi dengan pihak terkait, sehingga bisa melayangkan surat resmi, untuk mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan.
“Kami mengimbau masyarakat yang sehari – hari beraktivitas di lokasi itu, atau masyarakat yang kebetulan melintas agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras dan angin kencang,”tandasnya.***



