JAKARTA, KORAN INDONESIA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri menegaskan bahwa hingga saat ini Kerajaan Arab Saudi belum memberikan penjelasan resmi mengenai dugaan penundaan pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2026, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah terus dipantau ketat.
Abidin Fikri menyatakan bahwa Komisi VIII tetap optimis persiapan Haji 2026 akan berjalan lancar sebagaimana rencana, karena belum ada maklumat pelarangan dari otoritas Arab Saudi seperti yang terjadi pada masa pandemi COVID-19 sebelumnya.
Politisi PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya komunikasi intensif antara pemerintah Indonesia dengan pihak Arab Saudi untuk memastikan kejelasan informasi bagi jemaah.
“Kami di Komisi VIII terus mengawal persiapan Haji 2026 secara menyeluruh, termasuk aspek regulasi, teknis, dan pembiayaan, serta kesiapan secara terencana yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah. Masyarakat diminta tetap tenang karena belum ada indikasi konflik akan mengganggu wilayah suci Makkah dan Madinah,” ujar Abidin, dalam keterangan tertulis, Rabu (11/10/2026).
Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jatim IX ini meminta pemerintah memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan, sambil menjaga agar pelayanan jemaah tetap optimal tanpa mengurangi kuota atau kualitas. Komisi VIII berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dapat meningkatkan layanan, dilaksanakan dengan aman dan nyaman bagi seluruh calon jemaah Indonesia.***
Baca juga: PDIP Minta Pemerintah Tingkatkan Cadangan Bahan Bakar, Antisipasi Dinamika Geopolitik Global



