Mitos atau Fakta Konsumsi Tempe Pengaruhi Hormon Pria, Guru Besar IPB University Ungkap Fakta Kandungan Fitoestrogen pada Tempe !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Tempe merupakan komoditas pangan berbahan dasar kedelai, memiliki protein tinggi dan kaya akan vitamin serta mengandung zat besi. Namun di tengah masyarakat berkembang Isu bahaya konsumsi tempe bagi pria, diduga dapat mempengaruhi keseimbangan hormon.

Kekhawatiran itu muncul di tengah masyarakat akibat kandungan fitoestrogen pada kedelai yang dianggap dapat mengganggu keseimbangan hormon pria.

Mitos atau fakta kandungan Fitoestrogen pada kedelai dapat mempengaruhi keseimbangan hormon pria. Simak penjelasan Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof Ahmad Sulaeman.

Prof Ahmad dalam keterangan tertulisnya kepada Koran Indonesia, menjelaskan bahwa senyawa dalam tempe memang memiliki struktur kimia yang mirip hormon estrogen, tetapi tidak memiliki fungsi yang sama di dalam tubuh manusia.

“Sebetulnya itu senyawa yang rumus kimianya mirip estrogen, tetapi tidak sama. Senyawa isoflavon seperti daidzein dan genistein strukturnya memang mirip, tetapi tidak otomatis memiliki fungsi seperti estrogen,”katanya Selasa, 03/03/2026.

Menurutnya, kesalahpahaman sering muncul karena masyarakat hanya melihat kemiripan nama atau struktur senyawa tanpa memahami mekanisme biologisnya. Ia menegaskan bahwa fitoestrogen dari tumbuhan tidak bekerja seperti hormon estrogen pada manusia.

Fermentasi Justru Membuat Tempe Lebih Aman

Kadar fitoestrogen dalam tempe lanjut Prof Ahmad, bahkan lebih rendah dibandingkan produk olahan kedelai lain seperti susu kedelai atau suplemen berbasis kedelai. Proses fermentasi pada tempe membantu memecah senyawa kompleks menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna tubuh.

Selain itu, tempe mengandung protein tinggi, vitamin B12 hasil fermentasi, zat besi, serta serat yang berperan penting bagi kesehatan pencernaan dan metabolisme tubuh.

“Tidak ada batasan khusus karena ini bukan food additive. Konsumsinya mengikuti angka kecukupan gizi saja, sesuai kebutuhan protein masing-masing,” jelasnya.

Menurut dia, tempe menjadi pilihan pangan yang sangat baik bagi vegetarian dan vegan karena mengandung vitamin B12 yang umumnya hanya ditemukan pada pangan hewani.

Tempe aman dikonsumsi dengan Porsi Wajar

Selanjutnya Ia menegaskan bahwa tempe tidak berbahaya bagi pria. Justru, kandungan gizinya menjadikan tempe sebagai pangan sehat yang dapat dikonsumsi semua kalangan selama diolah dengan cara yang tepat dan dikonsumsi dalam jumlah wajar.

“Tempe tidak berbahaya bagi pria. Justru dengan kandungan protein dan gizinya yang lengkap, tempe merupakan pilihan pangan sehat yang dapat dikonsumsi semua kalangan,”tandas Prof Ahmad Sulaeman.***

Scroll to Top