Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Dramaga, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Soroti Rencana Pembangunan JLD Tahap II dan Relokasi Puskesmas Purwasari & Kekurangan Guru

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H Wasto S Hut MPd hadir dalam acara Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kecamatan Dramaga yang digelar di halaman kantor Kecamatan pada Kamis, 29/01/2026.

Dalam sambutannya Wasto menyebut bahwa yang diurus ini sesungguhnya adalah manusia yang krusial itu, bumi ini menurut penelitian para pakar umurnya sudah 4,5 miliar tahun, sementara manusia baru 300 ribu tahun. Dan manusia yang bisa bercocok tanam dan menulis itu sekitar 10 ribu tahun usianya. Entah kapan bumi ini akan kiamat.

“Manusia yang 10 ribu tahun itu termasuk kita, dan kita mengurus yang bisa bercocok tanam, bisa menulis dan bisa mengurus diantara kita, karena bumi mah kita yang mengurusnya tidak normal dia akan menormalisasi sendiri. Jadi sudah miliaran tahun akan tetap seperti itu, yang menjadi masalah adalah kita,” katanya.

Ia mengungkapkan hal tersebut ada korelasinya dengan rencana pembangunan ke depan di wilayah Kecamatan Dramaga, kata Wasto Dramaga ini akan dijadikan pertanian, pemukiman atau bahkan perumahan?, konsepnya harus jelas, agar pembangunan jadi beraturan.

Pihaknya berharap apa yang sudah tertuang dalam pra Musrenbang dibahas sekarang finalnya, sehingga visi misi Bupati Bogor dan wakil Bupati Bogor bisa diwujudkan. “Kami di DPRD yang sama – sama punya hak budgeting bisa mengawal kemudian bisa mendorong apa yang diusulkan di Kecamatan Dramaga,”ucapnya.

Pembangunan JLD Tahap II

Menurutnya pembangunan jalan lingkar Dramaga (JLD) tahap II yang tembus sampai Leuwikopo perlu dilanjutkan, karena jalan ini sangat strategis menjadi penghubung Dramaga dan Kecamatan – Kecamatan lain di Bogor Barat.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H Wasto S Hut MPd saat memberikan sambutan pada acara Musrenbang

“Kalau ingin mekar, maka jalan ini harus segera diwujudkan, karena jalan ini merupakan gerbang utama menuju Bogor Barat, dan Alhamdulillah pak Wakil Bupati Bogor, pak Jaro Ade sudah memberikan sinyal baik, pembangunan JLD tahap II akan digarap kembali, uangnya akan dicari bersama – sama,” tegasnya.

Relokasi Puskesmas Purwasari

Selain JLD Wasto juga menyoroti rencana relokasi Puskesmas Purwasari. Kemarin sudah mau direalisasikan uangnya sudah ada sekarang disiapkan, disimpan lagi anggarannya, ternyata masalahnya lahannya itu masih LB, padahal existingnya di wilayah itu sudah rumah.

“Ini butuh percepatan yang harus dilakukan oleh kita terkait perubahan ini, ketika ada program strategis dan ini sangat dibutuhkan oleh kita dalam rangka meningkatkan angka harapan hidup,” ujarnya.

Kekurangan Jumlah Guru

Lalu Ia juga mengungkapkan terkait dengan pendidikan, kurangnya jumlah guru di Kecamatan Dramaga. Menurutnya dengan pengelangjatan guru honorer jadi PNS itu bukan berarti menambah jumlah guru.

“Sebagai contoh kita akan membangun SMPN 3 Dramaga, gurunya dari mana? Sementara daerah tidak punya ke wenangan, lagi – lagi karena regulasinya, memang ngurus manusia mah selalu ada masalah tapi selalu ada solusinya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ia berjanji apa yang diusulkan dari Kecamatan Dramaga tidak mungkin akan dicoret, tetapi akan terus didorong dan diusahakan, tinggal bagaimana koordinasi dengan Bappeda di lihat dulu anggarannya mana dulu yang akan direalisasikan.

“Sekali lagi tadi pak Wabup sudah menyampaikan terkait pembangunan JLD Tahap II, saya sangat setuju untuk segera dilanjutkan karena Dramaga ini menjadi pintu utama masuk ke Bogor Barat, agar arus lalu lintas lancar dan arus ekonomi juga tidak tersendat,”pungkas Politisi PKS.***

Scroll to Top