Panitia Bumi Ciranji Lestari Bogor Sukses Menggelar Mancing Hiburan Hari Raya, Ekonomi Warga Bergulir, Ikan Patin 4 Kilogram Berhasil Dipancing Mesem !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Panitia Kelompok Pengawas Masyarakat Perikanan Situ Ciranji yang tergabung dalam Bumi Ciranji Lestari Bogor sukses menggelar mancing dalam rangka hiburan hari raya Idul Fitri 1447 H di situ Ciranji, desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Minggu, 05/04/2026.

Acara mancing tersebut dimulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 18.00 sore dan diikuti peserta sekitar 180 orang dari berbagai wilayah di Kecamatan Dramaga, bahkan ada peserta dari wilayah kota Bogor. Para peserta terlihat begitu antusias mengikuti mancing, karena dari sejak pukul 06.30 pagi sudah banyak yang berdatangan ke area situ Ciranji.

Jenis ikan yang disediakan panitia dalam mancing hiburan hari raya tersebut ada tiga jenis, yakni ikan mas, nila dan ikan patin. Dalam event tersebut panitia juga menyediakan hadiah berupa uang tunai bagi peserta yang berhasil mendapatkan ikan patin yang paling berat bobotnya.

Berdasarkan pengamatan Koran Indonesia.net di lokasi mancing di situ Ciranji, peserta yang hadir mayoritas menggunakan kendaraan sepeda motor, bahkan beberapa ada yang menggunakan mobil, suasana terlihat meriah, bahkan dapat menghidupkan perekonomian warga setempat, yang dalam kesempatan itu menjual makanan & minuman.

Salah satu panitia penyelenggara mancing hiburan hari raya, Mang Gotun mengaku senang acara mancing ini diikuti sekitar 180 pemancing dari wilayah Dramaga maupun luar Dramaga, Alhamdulillah acaranya berjalan lancar.

Selanjutnya Gotun menegaskan tujuan dari mancing ini adalah silaturahmi, bukan perlombaan, meskipun ada biaya pendaftaran Rp 150 ribu/orang.

“Biaya pendaftaran itu akan kami gunakan untuk membeli benih ikan kembali, sehingga ikan di dalam situ Ciranji bisa lestari sepanjang masa, juga biaya tersebut untuk biaya pemeliharaan situ, agar terlihat bersih dan rapih,” katanya.

Kemudian Gotun juga menjelaskan dalam event mancing silaturahmi ini, sebagai penyemangat buat peserta, pihaknya menyediakan hadiah bagi peserta yang berhasil memancing ikan patin terberat (babon). Dan dari mulai pukul 8 pagi hingga pukul 13 siang sudah ada 4 pemenang yang berhak mendapatkan hadiah dari panitia.

“Juara I dan Juara III diborong pemancing atas nama Mesem dengan bobot ikan patin 4 kilogram dan 2 kilogram, sementara Juara II ikan patin dengan bobot 3,5 kilogram diraih Harun dan Juara IV dengan bobot ikan patin 1,5 kilogram diraih Rama,” jelas Gotun.

Menurut Gotun acara serupa akan dilaksanakan kembali 2 atau 3 kali lagi, selanjutnya pada penyelenggaraan ke 4 akan di gratiskan ke warga, hanya bayar Rp 10.000 untuk biaya kebersihan.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensuport acara ini. Dan Ia berharap ke depannya dukungan dan support dari pemerintah desa Sinarsari, agar pengelolaan situ Ciranji oleh kelompok masyarakat ini berjalan sesuai harapan, dan dapat meningkatkan perekonomian warga lokal.

Terpisah di lokasi yang sama, Kepala desa Sinarsari, Ukon menyambut baik inisiatif dari kelompok masyarakat yang mengelola situ Ciranji, selain situ ini bisa lestari, juga bisa bermanfaat untuk masyarakat. Dalam kesempatan itu Ia menyampaikan pesan, silahkan situ Ciranji ini dimanfaatkan, asal dipelihara dengan baik, dijaga kebersihannya.

“Kami tentunya akan support apa yang dilaksanakan kelompok masyarakat ini, kalau acara seperti ini akan terus dilakukan, selain menjadi ajang refreshing dan hiburan tiap akhir pekan, dan tentunya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga, kami pasti akan dukung dan support,” tegas ukon.

Ketika disinggung perizinan, Ukon menegaskan bahwa pemerintah desa akan berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait pemanfaatan situ ini oleh kelompok masyarakat, sehingga keberadaan situ ini benar – benar manfaatnya itu dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami harapkan dengan dikelolanya situ Ciranji oleh kelompok masyarakat, luas situ ini tidak berubah, tetap sesuai dengan ukuran aslinya, dan dijaga kebersihannya, juga air situ sendiri debitnya bisa terkontrol dan stabil,” pungkasnya.***

Scroll to Top