Pembalap Alex Dunne Siap Gabung Red Bull Usai Hengkang dari McLaren

Bagikan

JAKARTA, KORAN INDONESIA – Pembalap muda Irlandia, Alex Dunne, resmi berpisah dengan McLaren Driver Development Programme dan kini dikabarkan sedang dalam tahap akhir menuju kesepakatan bersama Red Bull.

Dunne, yang baru berusia 19 tahun, mencuri perhatian saat menjalani debut Formula 1 di Austria pada Juni lalu. Ia finis keempat pada sesi latihan pertama (FP1), hanya terpaut 0,069 detik dari pemimpin klasemen, Oscar Piastri.

Meski McLaren menilai Dunne sebagai calon pembalap F1 masa depan, kedua pihak tak menemukan titik temu soal rencana jangka panjang. Karena itu, Dunne memilih mundur dan membuka peluang baru bersama Red Bull.

Pembalap F2 tersebut juga sempat dikaitkan dengan Alpine, namun pembicaraan yang terjadi kabarnya batal.

Jika kesepakatan dengan Red Bull benar terwujud, Dunne akan melanjutkan musim keduanya di Formula 2, dengan peluang promosi ke F1 lewat Racing Bulls pada 2027.

“Alex adalah pembalap berbakat dan tentu menarik perhatian banyak orang di paddock, tapi Red Bull hanya akan berkomentar mengenai pembalap yang resmi bergabung dengan program kami,” ungkap juru bicara Red Bull.

Lewat media sosialnya, Dunne menulis bahwa ia sangat bersemangat menantikan apa yang akan datang. Ia juga mengonfirmasi perpisahannya dengan McLaren.

“Mulai hari ini, saya dan McLaren sepakat untuk berpisah. Saya ingin berterima kasih kepada setiap orang di McLaren yang sudah membantu perkembangan saya. Kesempatan pertama mengendarai mobil F1, ditambah dua kali FP1, adalah pengalaman berharga yang akan selalu saya kenang. Saya mendoakan yang terbaik untuk McLaren. Terima kasih keluarga papaya,” tulisnya.

Debut Dunne di GP Austria juga mengukir sejarah, menjadikannya pembalap Irlandia pertama yang turun di akhir pekan F1 dalam 22 tahun terakhir. Ia juga sempat tampil di FP1 GP Italia pada September lalu.

“Merupakan sebuah kebahagiaan bisa bekerja sama dengan Alex selama setahun terakhir dan membantu perkembangannya sebagai pembalap. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” tulis McLaren dalam pernyataan resminya.

Dunne bergabung dengan McLaren pada Mei 2024 dan sejauh ini sudah mencatat dua kemenangan feature race musim debut F2 di Bahrain dan Imola. Namun, ia keluar dari perebutan gelar karena sejumlah masalah teknis dan insiden tabrakan.

McLaren sebenarnya ingin mempertahankan Dunne, tetapi kendala terbesar ada pada line-up F1 mereka. Dua kursi sudah dipastikan diisi Lando Norris dan Oscar Piastri setidaknya hingga akhir 2026.

Piastri bahkan menandatangani kontrak jangka panjang tambahan pada Maret lalu, sementara Norris sudah lebih dulu memperpanjang kontrak dengan niat jelas dipertahankan lebih lama.

Dengan kondisi itu, hampir tak ada ruang bagi Dunne untuk naik ke F1 bersama McLaren dalam waktu dekat. Sebagai tim papan atas dan juara dunia, McLaren juga jarang memberi kesempatan pada pembalap rookie.

Setelah diskusi panjang dengan manajemen Dunne, kedua pihak akhirnya sepakat untuk berpisah demi masa depan karier sang pembalap muda.***

 

Baca juga: Drama Tiga Penalti Gagal, Roma Kalah 0-1 dari Lille di Liga Europa

Scroll to Top