Pemerintah Desa Sinarsari Realisasikan BKK Akselerasi Pemkab Bogor Tahun 2026 Bangun Jembatan Penghubung Antar Desa & Akses Jalan Menuju TPU

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga saat ini tengah merealisasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi pembangunan Perdesaan dari Pemerintah Kabupaten Bogor tahap I tahun 2026 pada 8 program, salah satunya pembangunan infrastruktur jembatan penghubung di RT 02/03, Blok Tunggeu Kp cereme, Tembok Penahan Tanah (TPT) dan betonisasi jalan di wilayah RT 07 RW 03 Kampung Randusari.

Kepala desa Sinarsari, Ukon saat dikonfirmasi Koran Indonesia di lokasi proyek mengatakan bahwa pihaknya tengah melaksanakan pembangunan jembatan penghubung antar desa (Desa Sinarsari dengan Neglasari) dan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan TPT serta betonisasi jalan desa, akses menuju obyek wisata Setu Tengah dan pemukiman warga.

“Kami bangun jembatan penghubung progresnya telah mencapai 30% dan pembangunan TPT serta jalan beton menuju obyek wisata Setu Tengah progresnya telah mencapai 100%,” kata Ukon Senin, 02/11/2026.

Pihaknya berharap dengan dibangunnya jembatan penghubung ini dapat terkoneksi dengan wilayah desa Neglasari, memperlancar menuju sekolahan mempercepat arus barang dan jasa dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, jalan ini menuju TPU yang awalnya ketika membawa jenazah untuk dimakamkan harus digotong menggunakan keranda menuju pemakaman, dengan dibangunnya jembatan ini, mobil jenazah bisa langsung masuk di area pemakaman.

Obyek Wisata

Selanjutnya kata Ukon, pembangunan TPT dan betonisasi jalan desa di RT 07 RW 03 bukan tanpa tujuan, untuk jangka panjangnya Setu Tengah akan ditata, tahap awal dibangun dulu akses jalannya, untuk memudahkan para pengunjung.

“Setelah kita bangun akses jalannya, tahap berikutnya baru akan kita tata area tepi Setu Tengah, agar menarik untuk dikunjungi wisatawan,” tegasnya.

Papan Kegiatan

Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, papan kegiatan proyek infrastruktur sudah di pasang di lokasi, masyarakat bisa melihat dan mengakses informasi penggunaan anggaran untuk pembangunan TPT, rabat beton serta jembatan penghubung dengan pagu anggaran Rp 250 juta, termasuk pajak dan upah kerja.

“Volume rabat beton : P. 96 M x L.3 M x T. 0,12 M, volume TPT : P. 16 M x 0,30 M x 0,15 M dan volume Jembatan : P. 16 M x L. 3 M,” ujar Ukon.

Rencana Pembangunan Tahap II

Untuk merealisasikan anggaran Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi tahap II tahun 2026, rencananya pembangunan infrastruktur itu akan dilaksanakan di wilayah RW 01, Kp Cibeureum Tengah.

“Di wilayah ini kita akan bangun betonisasi jalan desa, yang kondisinya saat ini jalan desa di Kp Cibeureum Tengah sudah banyak yang rusak, dan perlu direkonstruksi agar nantinya jalan itu nyaman dilalui serta dapat lebih memperlancar arus barang dan jasa,” ucap Ukon.

Suara Masyarakat

Pembangunan jalan penghubung direspon positif masyarakat desa Sinarsari khususnya warga Kp Cereme, sebagaimana diungkapkan Nandi, dengan dibangunnya jembatan ini khusus warga Kp Cereme lebih cepat menuju Cihideung Leutik, Cihideung Ilir begitu juga sebaliknya.

Lalu salah satu pelajar di SMP Yapahi sebut saja namanya Andi mengaku senang jembatan ini dibangun jadi lebar oleh Pemerintah desa Sinarsari, sementara pemerintah desa Neglasari juga sedang membangun jalan hingga ke TPU.

“Senang banget pulang pergi ke sekolahan gak usah lagi lewat depan, yang rada muter jauh, jadi sekarang lebih dekat lewat belakang, jalan dan jembatannya kalau sudah kelar mungkin jadi enak dan nyaman,” pungkasnya.***

Scroll to Top