BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah desa (Pemdes) Dramaga, Kecamatan Dramaga saat ini tengah merealisasikan Bankeu khusus akselerasi pembangunan perdesaan dari Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2026 tahap I sebesar 60% dari Rp 1,5 miliar pada pembangunan infrastruktur Tembok Penahan Tanah (TPT), rabat beton, renovasi gedung kantor desa Dramaga.
Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa Dramaga, Heri Suryana saat dikonfirmasi Koran Indonesia di lokasi proyek pembangunan TPT mengatakan bahwa pihaknya sedang melaksanakan tugas dari Kepala desa Dramaga, pada delapan kegiatan salah satunya bangun TPT dan rabat beton di wilayah RT 02 RW 02 Kp Lebaksari dan RT 03 RW 05 Kp Dramaga Tanjakan. Dan TPT sungai melanjutkan program kegiatan di tahun 2025.
“Dan kami saat ini sedang mengerjakan pembangunan fisik TPT di dua titik lokasi dengan volume P. 120 M x T. 1,5 M x L.0,49 M dan P. 36 M x T. 2,5 M x L. 0,40 M dan rabat beton P. 150 M x L 3 M x T. 0,15 M dengan pagu anggaran Rp 300.000.000, dikerjakan oleh TPK, tenaga ahli dan masyarakat selama 30 hari kalender,” Kata Heri Suryana Selasa, 13/10/2026.
Selanjutnya Ia menegaskan anggaran yang tercantum dalam papan kegiatan, sebesar Rp 300 juta yang direalisasikan tahap satu khusus infrastruktur baru sekitar 30 %, sementara untuk menuntaskan pekerjaan ini akan menggunakan anggaran tahap dua sebesar Rp 600 juta.
Dan sebagai bentuk transparansi kepada publik, pihaknya telah memasang papan kegiatan di lokasi proyek, masyarakat bisa mengakses seluas – luasnya informasi papan kegiatan tersebut.

Program Wajib Dilaksanakan
Selanjutnya Heri mengungkapkan, pada pencairan anggaran tahap I sebesar 60% dari Rp 1 miliar yakni program program yang harus dibiayai 100% diantaranya program Dayeuh Pajajaran, digitalisasi desa, BPJS dan lain – lain.
Sehingga lanjut Heri anggaran untuk pembangunan infrastruktur, setelah program yang wajib itu dilaksanakan terpenuhi semuanya, sisanya Rp 300 juta baru ke Infrastruktur.
“Jadi untuk pembangunan infrastruktur tahap I Rp 300 juta dan insya Allah pada tahap II Rp 600 juta semua pekerjaan tuntas dikerjakan,” tegasnya.
Tujuan Pembangunan
Tujuan dibangunnya TPT untuk mencegah terjadinya longsor tebing setinggi 4 meter yang di atasnya sudah banyak makam. Jadi lebih kepada antisipasi longsor, karena berdasarkan analisa sudah banyak tanah makam yang turun berpotensi terjadinya longsor.
Selain pembangunan TPT pihaknya juga membuka akses jalan poros desa yang menghubungkan blok makam dengan perumahan Dramaga Cantik yang nantinya menjadi jalan penghubung antar wilayah RW di desa Dramaga.
Selain itu, akses menuju sekolah, akses menuju komplek perumahan Dramaga Cantik, akses menuju tempat pengelolaan sampah, dan akses menuju KDMP desa Dramaga.
“Pembangunan TPT dan pembukaan jalan poros desa akan menjadi akses jalan menuju sekolah, pengelolaan sampah, menuju TPU, menuju KDMP dan akses alternatif menuju perumahan Dramaga Cantik,” tegasnya.
Program Dayeuh Pajajaran
Selain pembangunan infrastruktur secara bersamaan dibangun juga Dayeuh Pajajaran, yang pekerjaan sudah dimulai beberapa hari terakhir, dikerjakan swakelola oleh masyarakat.
Dayeuh Pajajaran difokuskan di wilayah RW 04 yang sudah terintegrasi dengan Kampung Ramah Lingkungan (KRL). Wilayah ini sangat cocok menjadi Dayeuh Pajajaran selain sudah ada KRL, juga ada spot pertanian, saluran irigasi, kolam – kolam ikan dan nuansa perkampungannya juga relatif terpelihara.
“Harapan kami hasil pembangunan yang telah dilakukan semoga bermanfaat untuk masyarakat, untuk agar semuanya awet dan tahan lama diharapkan juga kontribusi masyarakat untuk menjaga memelihara dan merawatnya,” Imbuhnya
Ucapan Terima Kasih
Pemerintah Desa Dramaga bisa membangun berkat adanya bantuan keuangan khusus akselerasi dari pemerintah kabupaten Bogor, tanpa itu rasanya mustahil desa bisa membangun infrastruktur TPT, rabat beton dan lain – lain.
“Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami atas nama pemerintah dan masyarakat desa Dramaga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro) atas diberikannya bantuan keuangan untuk membangun desa. Semoga infrastruktur yang kami bangun bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas Heri Suryana.***



