Polisi Naikkan Status ke Penyidikan Kasus Kematian NS (13) di Sukabumi, Ini Pengakuan Ibu Tiri NS Inisial TR (47), Kapolres Sukabumi : Polisi Sudah Mengantongi Alat Bukti !

Bagikan

SUKABUMI, KORAN INDONESIA – Kepolisian Polres Sukabumi resmi menaikan status ke tahap penyidikan kasus kematian Nizam Syafei (13) warga desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut disampaikan langsung Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si.

Dalam keterangannya AKBP Samian menyebut bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah alat bukti, terkait dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak.

“Secara maraton selama 24 jam kita telah melakukan penyidikan, dan perkara sudah kita naikkan pada tingkat penyidikan. Karena telah ditemukan beberapa alat bukti yang bisa kita yakini bahwa ada peristiwa pidana, yakni dugaan kekerasan baik fisik maupun psikis terhadap korban NS,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Instagram @bewara_pangalengan pada Senin, 23/02/2026.

Kasus kematian bocah yang diduga disiksa ibu tiri di Jampangkulon Sukabumi menyita perhatian publik, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian menyatakan penyidik telah mengantongi sejumlah alat bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak, baik secara fisik maupun psikis.

Penyelidikan polisi secara maraton selama 24 jam ditemukan sejumlah alat bukti kekerasan terhadap korban NS, dan kini polisi menaikkan status tersebut ke Penyidikan. Penanganan kasus itu menggunakan metode Scientifiv Crime Investigastion (SCI), termasuk pendalaman psikologi forensik dan pemeriksaan Toksikologi forensik dari Mabes Polri.

Hasil visum luar menunjukkan adanya luka pada tubuh dan area wajah korban, akibat trauma panas serta benda tumpul. Sementara hasil autopsi masih menunggu hasil uji laboratorium dan keterangan resmi ahli forensik.

“Kami telah memeriksa 16 saksi termasuk salah satunya ibu tiri korban berinisial TR (47) yang telah di BAP. Dan kami bekerja secara profesional dan independen, jika semua bukti sudah lengkap maka siapa yang menjadi tersangka akan disampaikan ke publik,”tegasnya.

Pengakuan Ibu Tiri NS

Sementara itu, Ibu Tiri NS berinisial TR mengaku tidak pernah melakukan kekerasan apa yang dituduhkan kepada dirinya, yang telah menganiaya NS hingga meninggal dunia.

“Saya ibu tiri almarhum tidak pernah menyiksa alm anak saya, tubuhnya melepuh karena panas tinggi, paru – paru rusak, karena Nizam diduga leukimia. Lagian anak saya sudah tiada, jangan tambah kesedihan dan rasa kehilangan saya, mohon dimengerti,”pungkasnya.***

Scroll to Top