Pra Musrenbang RKPD 2027 Dramaga Bogor, Bahas Bidang Infrastruktur Fisik dan Non Fisik

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Pra Musrenbang digelar Pemerintah Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor di ruang aula kantor kecamatan bahas RKPD rencana pembangunan tahun 2027.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Dramaga, Atep S Sumaryo dihadiri Sekcam Dramaga, Kasi Ekbang, Kasi PM kecamatan Dramaga, para kepala desa, UPT Pendidikan, Jalan dan Jembatan, Kesehatan dan UPT lingkungan hidup serta Ketua TP PKK Kecamatan Dramaga.

Usai memberikan arahan Camat Dramaga, Atep S Sumaryo saat dikonfirmasi Koran Indonesia.net di ruang kerjanya mengatakan bahwa pra Musrenbang hal yang wajib dilaksanakan sebelum Musrenbang tingkat Kecamatan.

“Tujuan Pra Musrenbang itu menyisir kembali apa saja usulan – usulan yang belum terangkum kedalam daftar yang akan di musrenbangkan, dan apabila ada yang belum terealisasi di tahun sebelumnya, maka akan menjadi skala prioritas,” Katanya Rabu, 21/01/2026.

Pagu Anggaran dipangkas 50%

Selanjutnya Ia mengungkapkan bahwa pagu anggaran tahun 2026 sebesar Rp 16 miliar koma sekian dan di tahun 2027 terjadi pengurangan hingga 50% sehingga pagu anggaran hanya Rp 8,9 miliar.

Dampak dari pengurangan anggaran tersebut, pihaknya akan memasukan usulan dalam pra Musrenbang ini ke dalam pagu yudikatif. “Kami akan mencoba limpahkan ke dalam pagu teknokratik dari dinas masing – masing, sehingga anggaran Rp 8,9 dapat bertambah dari pagu anggaran teknokratik dalam realisasi pembangunannya,”tegasnya.

Pelihara Bangunan yang Sudah Ada

Dengan adanya pengurangan anggaran ini, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat melalui semua stakeholder di kecamatan Dramaga agar memelihara bangunan yang sudah dibangun pemerintah, agar awet dan tahan lama dan tidak cepat rusak. Sehingga anggaran yang ada bisa fokus digunakan untuk skala prioritas tidak digunakan untuk tambal sulam bangunan yang sudah ada.

Sasaran Pembangunan

Dengan anggaran yang relatif lebih kecil dari pagu anggaran tahun sebelumnya, pihaknya tetap fokus pada pembangunan fisik dan non fisik diantaranya infrastruktur jalan dan jembatan, kesehatan dan juga pendidikan serta pelayanan – pelayanan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Bidang Kesehatan

Prioritas pembahasan pada musrenbang hari ini terkait rencana relokasi Puskesmas Purwasari dan relokasi Puskesmas Kampung Manggis ke fasum fasos di Dramaga Cantik.

Seperti diketahui, luas lahan Puskesmas Kp Manggis itu tidak lebih dari 200 meter persegi, setelah proses penyerahan dari pengembang perumahan itu ke Pemkab Bogor, maka untuk merelokasi Puskesmas itu pemerintah tidak perlu membeli lagi lahan, tetapi lahan fasum fasos itu bisa langsung digunakan.

Dalam kesempatan itu Ia mengimbau semua stakeholder untuk bisa memilah mana yang menjadi skala prioritas di tengah pengurangan anggaran tersebut.

“Dahulukan yang menjadi skala prioritas, agar anggaran yang relatif sedikit, hasil pembangunannya nyata dan dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,”pungkasnya.***

Scroll to Top