BOGOR, KORAN INDONESIA – Rapat koordinasj (Rakor) minggon digelar Pemerintah Kecamatan Dramaga, membahas terkait pelaksanaan pembangunan baik infrastruktur maupun non infrastruktur tahun 2026. Rakor berlangsung di aula kantor Kecamatan Dramaga, Rabu, 07/10/2026.
Rakor tersebut dipimpin langsung Camat Dramaga, Atep S Sumaryo dihadiri Kapolsek Dramaga IPTU AM Zalukhu, Danramil Ciomas Kapten CKE Adi yuhanda, para kepala desa, bendahara desa serta sejumlah undangan yang hadir.
Usai rakor camat Dramaga, Atep S Sumaryo menuturkan kepada Koran Indonesia bahwa hari ini pihaknya mengadakan rapat koordinasi dengan para kepala desa dan jajarannya, membahas sekaligus mendengarkan masukan dari para kepala desa dan Forkopimcam Dramaga dan khusus rakor hari ini membahas pelaksanaan teknis bantuan keuangan dari pemerintah Kabupaten Bogor.
“Karena pembahasannya masalah teknis bantuan keuangan dari Pemkab Bogor maka yang kami undang itu kepala desa, bendahara desa dan TPK desa,” ujarnya.

Dengan demikian pihaknya berharap proses – proses bantuan keuangan akselerasi dari Pemkab Bogor, baik untuk infrastruktur maupun program – program non infrastruktur bisa direalisasikan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Pencairan Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi
Selanjutnya Atep mengungkapkan dari 10 desa yang ada di wilayah Dramaga, sembilan desa sudah cair dan saat ini sedang proses pembangunan, satu desa belum cair yakni desa Sinarsari masih dalam proses di DPMD Kabupaten Bogor.
“Sembilan desa saat ini tengah melaksanakan pembangunan pada tahap I hanya progresnya belum selesai 100%,” tegasnya.
Disinggung pencairan bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bogor, desa Sinarsari sudah dua tahun berturut – turut pencairannya paling terakhir, Atep menyebut dokumen pengajuan selalu ada yang belum di input ke dalam aplikasi, sehingga hal itulah yang diduga penyebab pencairan desa Sinarsari menjadi terlambat.
“Kita berharap pencairan desa Sinarsari dapat segera direalisasikan, mengingat deadline waktu proses pembangunan itu tidak boleh lebih dari tahun 2026,” Imbuhnya.
Pihaknya berharap melalui rapat minggon ini hal – hal yang menyangkut dengan masyarakat dapat disosialisasikan oleh para kepala desa dan perangkat desa agar program – program yang akan dijalankan itu diketahui oleh masyarakat secara luas.***



