Soal TNI Jaga DPR, Dave: Itu Tugas Polri

Bagikan

JAKARTA, KORAN INDONESIA – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menanggapi soal prajurit TNI yang dikerahkan menjaga kompleks DPR/MPR di Senayan, Jakarta Pusat. Dave menegaskan bahwa secara aturan, pengamanan objek sipil seperti DPR seharusnya menjadi tugas Polri.

“Penempatan personel TNI di lingkungan gedung DPR RI tentu menjadi perhatian bersama, terutama dalam konteks menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Namun, perlu ditegaskan bahwa secara kelembagaan, pengamanan objek vital sipil seperti DPR RI pada prinsipnya berada di bawah koordinasi Polri, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Dave, dilansir Detik, Minggu, 21/9/2025.

Dave menyoroti pernyataan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang menyebut pengerahan TNI bersifat sementara hingga kondisi lebih kondusif. 

Menurutnya, belum ada pembicaraan apakah penjagaan TNI di DPR akan dipermanenkan.

“Terkait pernyataan Menhan bahwa penjagaan akan berlangsung hingga situasi lebih kondusif, saya memahaminya sebagai langkah sementara yang bersifat responsif terhadap dinamika keamanan belakangan ini. Sampai saat ini, belum ada pembahasan resmi di internal DPR RI mengenai kemungkinan permanennya keterlibatan TNI dalam pengamanan Gedung DPR,” ucapnya.

Legislator Golkar itu menegaskan DPR akan mengawasi persoalan ini, terutama dari sisi tata kelola pertahanan dan hubungan sipil-militer. 

Ia mengingatkan agar jangan sampai penugasan TNI bertabrakan dengan fungsi institusi yang ada.

“Komisi I DPR RI tentu akan mencermati perkembangan ini secara seksama, termasuk dari sisi tata kelola pertahanan dan hubungan sipil-militer. Prinsipnya, setiap kebijakan pengamanan harus proporsional, sesuai koridor hukum, dan tidak mengaburkan fungsi serta peran masing-masing institusi,” jelas Dave.

“Kami akan terus berkoordinasi lintas komisi dan lembaga terkait agar penanganan isu ini tetap berjalan dalam semangat demokrasi dan konstitusionalitas,” tambahnya.

Sebelumnya, pasukan TNI masih terlihat menjaga gedung parlemen meski sudah dua minggu sejak rentetan kericuhan terjadi di Jakarta. 

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pihaknya telah menyetujui langkah tersebut.

“TNI akan menjaga simbol kedaulatan negara di DPR, jadi saya sudah menyetujui dan Panglima (TNI) akan menindaklanjuti bersama para Kepala Staf (TNI) bahwa instalasi DPR akan dijaga oleh TNI,” kata Sjafrie seusai rapat kerja dengan Komisi I DPR, Selasa, 16/9/2025.

Ia menambahkan, penjagaan akan terus dilakukan sampai keadaan benar-benar aman. 

“Sampai dengan tadi katanya kondusif, lebih kondusif lagi. Ya, terserah penilaian situasi, kalau memang diperlukan kita harus ada di tengah-tengah rakyat,” ujarnya.

 

Baca juga: Program Pertanian Prabowo Dorong Swasembada Lebih Cepat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top