BOGOR, KORAN INDONESIA – Kepala desa (Kades) Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, bersama staf desa, Babinsa RTRW secara spontan dengan semangat gotong royong turun ke susukan Cicadas membersihkan tumpukan sampah yang terbawa arus susukan saat hujan deras belum lama ini.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor termasuk di desa Cicadas mengakibatkan meluapnya susukan Cicadas. Pada saat susukan meluap itulah material sampah yang didominasi ranting dan potongan bambu bercampur dengan sampah rumah tangga (styrefoam dan plastik) tersangkut di bawah jembatan di wilayah RW 05. Dan sampah yang berhasil dievakuasi dari dalam susukan diperkirakan mencapai ratusan kilogram.
Langkah spontanitas Kades beserta staf serta unsur pengurus wilayah RTRW Cicadas sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengantisipasi terjadinya banjir yang akan mengancam keselamatan warga.
Kepala desa Cicadas, H Ujang Yani saat dikonfirmasi Koran Indonesia di kediamannya membenarkan bahwa tadi pagi Ia bersama beberapa staf serta unsur pengurus RTRW wilayah secara spontan melakukan kegiatan membersihkan sampah secara gotong royong pada aliran susukan Cicadas yang tersangkut di bawah jembatan di wilayah RW 05.

“Awalnya saya yang menginisiasi kegiatan tersebut, lalu kemudian para staf desa serta unsur pengurus wilayah dan beberapa perwakilan masyarakat ikut turun ke susukan dan langsung mengangkat tumpukan sampah yang tersangkut di bawah jembatan secara manual,” ucap H Ujang Yani Kamis, 08/10/2026.
Pihaknya menduga sampah yang tersangkut di bawah jembatan itu, pada aliran susukan di daerah hulu ada masyarakat yang melakukan aktivitas penebangan bambu, namun potongan ranting dan potongan bambu ada yang masuk ke dalam susukan, dan saat air susukan meluap, sampah bambu itu terbawa arus air dan tersangkut di bawah jembatan di wilayah RW 05.
“Jadi diduga sampah potongan bambu dan rantinh terbawa arus susukan dan tersangkut di bawah jembatan, alhasil aliran susukan terganggu (agak mampet) dan sampah lain ikut mampet sehingga aliran air susukan agak terganggu, dan jika dibiarkan khawatir akan berdampak terjadinya banjir dan aliran susukan menjadi kotor,” ujarnya.
Agar peristiwa serupa tidak terulang kembali, pihaknya mengimbau masyarakat tidak membuang sampah ke dalam aliran susukan Cicadas. Dan ini merupakan bukti nyata masyarakat masih banyak yang membuang sampah ke dalam aliran susukan.
“Pasca pembersihan sampah, Kami harapkan masyarakat memiliki sense of belonging terhadap lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan apalagi membuangnya ke dalam aliran susukan, yang dapat memicu terjadinya banjir saat hujan, kalau sudah banjir yang rugi bukan hanya dirinya sendiri tetapi juga dapat merugikan orang lain,” Imbuhnya.
Musim Pancaroba
Pada musim pancaroba lanjut H Ujang Yani, masyarakat rentan terhadap penyakit, khususnya demam, batuk dan pilek, oleh karena itu pihaknya meminta kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan, jaga kebersihan lingkungan, buanglah sampah pada tempatnya.
“Jaga kebersihan lingkungan, jaga kesehatan fungsikan kembali 3M, makan – makanan bergizi semoga warga desa Cicadas pada sehat semuanya,” tandasnya.***



