BANDUNG, KORAN INDONESIA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memberikan bantuan kemanusiaan berupa uang santunan Kematian bagi keluarga korban yang meninggal dunia dan bantuan kontrakan rumah bagi keluarga yang selamat dari bencana tanah longsor di Kp Pasirlangu, Desa Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Diketahui, hingga saat ini update terbaru data korban berdasarkan rilis dari Basarnas Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi korban tanah longsor di Kp Pasirlangu, Cisarua Kabupaten Bandung Barat sebanyak 35 kantong jenazah, 23 orang selamat, sementara 80 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Sekda Provinsi Jawa Barat, Erman Suryatman terlihat dalam tayangan sebuah video yang dilihat Koran Indonesia.net di Instagram @dedimulyadi71, pada Senin, 26/01/2026, sedang mendata para keluarga korban yang terdampak bencana tanah longsor di Kp Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan santunan kematian sebesar Rp 25 juta dan bantuan kontrakan rumah sebesar Rp 10 juta per Kepala Keluarga (KK).
“Daripada di sini pusing dan stress, tidur susah, air bersih susah kami siapkan uang kontrakan Rp 10 juta/ KK, silahkan cari kontrakan ke kerabat atau keluarga masing – masing,”kata Dedi Mulyadi.
Pada siang ini KDM panggilan akrab Dedi Mulyadi terlihat terlibat langsung penyaluran bantuan kontrakan untuk para korban selamat bencana longsor desa Pasirlangu.
“Sosok pemuda yang mengaku keluarga pak Dadang, kata KDM ini uang dititip untuk pak Dadang, tolong disampaikan,” tegas KDM.
“Bikeun siah duit ieu KA Bapak Maneh, ulah dipake meli udud, dalam logat bahasa Sunda, ‘Kasih uang ini ke bapakmu jangan dipake beli rokok,” KDM kembali menegaskan.
Gubernur Jawa Barat dan Jajaran Pemprov Jabar gerak cepat (gercep) tangani para korban selamat yang rumahnya hancur tertimbun tanah longsor, dengan memberikan uang kontrakan sebesar Rp 10 juta per Kepala Keluarga.***



