BOGOR, KORAN INDONESIA – Update rumah yang mengalami musibah kebakaran yang terjadi di Kp Cibeureum RT 01 RW 02 desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada (Senin-red) diduga berasal dari korsleting listrik. Atap dan barang seisi rumah hangus dilalap si jago merah, dan rumah tersebut tidak dapat lagi dihuni pemiliknya.
Kepala desa Neglasari, Yayan Mulyana saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan bahwa peristiwa kebakaran yang menimpa sebuah rumah milik Wawan terjadi pada pukul 11 lewat dan sudah memasuki waktu Dzuhur, diduga sumber api itu muncul dari korsleting listrik.
“Pada saat terjadinya kebakaran pak Wawan pemilik rumah yang berprofesi sebagai sopir sedang bekerja, dan kedua anaknya sedang berada di tempat family nya,” kata Yayan Selasa, 20/01/2026.
Dalam peristiwa itu 1 KK terdiri dari 3 jiwa terdampak, dan saat ini pak Wawan dan kedua anaknya mengungsi dan sementara tinggal dengan orang tuanya, karena rumah dia berikut seluruh isinya hangus terbakar.
Saat peristiwa itu terjadi lanjut Yayan, pihaknya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Damkar untuk memadamkan api, dan pihak PLN untuk memutus arus listrik pada rumah yang mengalami kebakaran.
Selain itu, pihaknya juga langsung kontak petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor. Dan kita berharap BPBD melaporkannya ke DPKPP dan segera mendapatkan bantuan.
“Kita harapkan ada bantuan dari BPBD dan DPKPP Kabupaten Bogor untuk pak Wawan dan keluarga, sehingga rumahnya dapat dibangun kembali,”ujarnya.
Bantuan Darurat dari Desa
Selanjutnya Yayan menegaskan, bantuan yang diberikan untuk pak Wawan dan keluarga, baru sebatas kebutuhan sehari – hari. Dan ke depan untuk penanggulangan agar rumah itu bisa dibangun kembali Ia menegaskan desa Neglasari juga akan memberikan bantuan se kemampuan keuangan yang ada.
“Kita tetap akan bantu, dan menunggu juga bantuan dari pemerintah kabupaten Bogor dalam hal ini BPBD dan DPKPP,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di wilayahnya, Ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati – hati, periksa kembali jaringan listrik di dalam rumahnya, colokan listrik dan stop kontak listrik dipastikan masih dalam kondisi baik.
Diberitakan sebelumnya, meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian yang diderita Wawan dan keluarganya diperkirakan mencapai Rp 150 juta.
Dua unit mobil Damkar Ciomas terjun di lokasi kejadian, untuk memadamkan api, selang 1 jam petugas Damkar berhasil memadamkan api dan langsung melakukan pendinginan.***



