BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) bekerjasama dengan Pemerintah desa Petir telah merealisasikan bantuan SIPD rekonstruksi rumah dan bantuan Atensi rehab rumah warga di desa Petir Bogor.
Diketahui ada dua jenis bantuan yang dikeluarkan DPKPP Kabupaten Bogor, Pertama SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengintegrasikan perencanaan, penganggaran, dan pelaporan keuangan daerah.
Dan kedua bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) adalah program Kementerian Sosial (Kemensos) yang memberikan perlindungan dan rehabilitasi sosial untuk kelompok rentan, seperti anak yatim piatu (ATENSI YAPI), lansia, dan penyandang disabilitas, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar (makanan, kesehatan, pendidikan), pendampingan sosial, dan rehabilitasi, disalurkan melalui pendekatan berbasis keluarga dan komunitas untuk memastikan kesejahteraan berkelanjutan.

Caption : Kondisi rumah warga desa Petir bernama Eman sebelum di rekonstruksi, rumah hancur setelah diterjang banjir, dan foto cover rumah Eman setelah di Rekonstruksi/Asof/Koran Indonesia//
Warga Petir yang mendapat bantuan dari DPKPP Kabupaten Bogor yang rumahnya terdampak musibah longsor, banjir dan angin kencang satu tahun ke belakang. Dan telah melalui proses pengajuan sebelumnya, dan saat ini baru direalisasikan di awal tahun 2026.
Kepala desa Petir, H Sukardi saat dikonfirmasi via telepon mengatakan kepada Koran Indonesia.net bahwa benar pemerintah desa Petir saat ini tengah merealisasikan bantuan rekonstruksi dan atensi rumah warga yang terdampak musibah tahun sebelumnya dari DPKPP Kabupaten Bogor, menggunakan anggaran tahun 2025.
Di desa Petir warga yang mendapat bantuan SIPD yaitu pak Eman warga RT 03 RW 05 Kp Bobojong rumahnya direkonstruksi dari awal. rumah pak Eman lanjut Sukardi terkena musibah banjir saat tebing di dekat rumahnya longsor menutup aliran sungai, dan air bah menerjang rumah miliknya.
“Saat peristiwa itu terjadi satu tahun silam, tidak ada korban jiwa, pak Eman dan keluarganya selamat, namun rumah dan barang – barang miliknya hanyut terbawa arus sungai, hanya menyisakan bata hable sebagian,” katanya Kamis, 21/01/2026.
Kemudian pak Eman dan keluarganya tidak lagi menempati rumah yang terkena musibah banjir, dia merelokasi diri secara mandiri ke lahan milik pribadinya yang jauh dari aliran sungai, dan rumahnya direkonstruksi oleh dana bantuan SIPD DPKPP.
“Selama satu tahun lebih pak Eman dan keluarganya tinggal sementara bersama kerabatnya, dan setelah rumahnya kelar direkonstruksi ia bersama istri dan anaknya kini tinggal di rumahnya yang baru,”ucapnya.
Sementara itu lanjut Sukardi, warga yang mendapat bantuan Atensi dari DPKPP yakni rehab rumah yaitu Bapak Agun warga Kp Tarikolot RT 01 RW 02, desa Petir.
“Rumah pak Agun kami rehab karena pada awalnya kondisi rumahnya cukup mengkhawatirkan, atap rumahnya roboh, dan setelah kami rehab semoga pak Agun dan keluarga bisa tenang dan nyaman,” ujar Sukardi.

Suara warga penerima Manfaat
“Puji syukur kepada Allah SWT kami sekeluarga bisa memiliki rumah yang kokoh dan bagus berkat bantuan dari pemerintah melalui dinas DPKPP Kabupaten Bogor dan direalisasikan oleh pak Kades dan jajaran dari Pemerintah desa Petir, sehingga kami sekeluarga merasa lega dan tidak khawatir dan was – was lagi saat hujan,” kata Eman.
Begitu pula halnya yang disampaikan Agun, ia merasa sangat dibantu oleh pemerintah rumahnya bisa direhab kembali, karena rumah saya sebelumnya sudah lapuk terutama pada bagian atapnya, dulu ketika ada hujan angin atap rumahnya sebagian rusak terbawa angin.
“Dengan direhab nya rumah kami menggunakan dana bantuan dari Atensi DPKPP Alhamdulillah rumah yang kami tinggali sudah bertahun tahun dalam kondisi kurang layak, kini rumah kami jadi kokoh dan bagus serta layak huni,” ujar Agun.
‘Kami Eman dan Agun sebagai penerima manfaat dari bantuan SIPD dan Atensi DPKPP menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) serta jajaran dinas terkait, juga Kepala desa Petir yang telah merekonstruksi dan rehab rumah, sehingga rumah kami menjadi bagus dan layak huni, sambil senyum sumringah,” pungkasnya.***



