Herbalife Indonesia Luncurkan SharpSpearmint, Suplemen Baru Pendukung Kesehatan Otak

Bagikan

JAKARTA KORAN INDONESIA – Herbalife, perusahaan terkemuka di bidang kesehatan dan kebugaran, komunitas, hari ini mengumumkan peluncuran produk terbarunya, SharpSpearmint, di Indonesia.

Oktrianto Wahyu Jatmiko, Director & General Manager of Herbalife Indonesia, menyatakan bahwa produk baru ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap solusi nutrisi berbasis sains yang mendukung gaya hidup lebih sehat.

“Peluncuran SharpSpearmint memperkuat dedikasi Herbalife untuk menyediakan solusi nutrisi inovatif bagi masyarakat Indonesia. Setiap kapsul mengandung 300 mg ekstrak herba Mentha spicata (Ekstrak Spearmint),” jelasnya.

Baca Juga: Lonely Castle in the Mirror, Film Anime yang Diadaptasi dari Novel Best Seller Jepang

Peluncuran ini bertepatan dengan sesi briefing media mengenai kesehatan otak dan penuaan, yang dihadiri oleh Gary Small, M.D., anggota Herbalife Nutrition Advisory Board.

Pada sesi tersebut, Dr. Small menekankan pentingnya menjaga kesehatan kognitif pada setiap tahap kehidupan, dengan mencatat bahwa memori, fokus, dan kinerja mental memainkan peran krusial dalam kualitas hidup secara keseluruhan, mulai dari usia remaja hingga lanjut usia.

Tanpa perawatan yang tepat, penurunan kognitif dapat memengaruhi fungsi sehari-hari, produktivitas, dan kemandirian seiring waktu.

Dr. Small menjelaskan bahwa SharpSpearmint diformulasikan dengan Neumentix™, nootropik alami berpaten yang berasal dari tanaman spearmint khusus yang dibudidayakan dan kaya akan polifenol.

Neumentix™, yang telah diteliti secara klinis, terbukti mendukung kinerja kognitif dengan meningkatkan fokus dan memori.

Ia menambahkan bahwa ekstrak herba Mentha spicata merupakan sumber alami fitonutrien yang disarankan mendukung kinerja kognitif berkat konstituen polifenolik yang dimilikinya.

“Untuk membantu mencegah penurunan kognitif, penting untuk menjaga gaya hidup sehat, termasuk aktivitas fisik secara teratur dan nutrisi seimbang, khususnya pola makan kaya fitonutrien,” ujar Dr. Small.

Baca Juga: Langkah Awal 2026, Mal Ciputra Jakarta Bangun Harmoni lewat Doa Bersama

Ia mencatat bahwa polifenol, salah satu jenis fitonutrien, juga ditemukan dalam makanan seperti beri, teh hijau, cokelat hitam, kunyit, dan kedelai.

“Meskipun memori, fokus, dan kecepatan pemrosesan secara alami menurun seiring usia, kebiasaan sehat termasuk olahraga rutin, nutrisi seimbang, tidur yang cukup, dan stimulasi mental dapat membantu mendukung kesehatan otak jangka panjang serta kualitas hidup,” tambahnya.

 

Scroll to Top