Gubernur Jabar Akan Relokasi Warga Korban Tanah Longsor di Bandung Barat, Ini Firasat KDM Sehari Sebelum Tragedi Yang Merenggut Puluhan Jiwa !

Bagikan

BANDUNG, KORAN INDONESIA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM memesan 1.000 nasi box sehari sebelum terjadi tragedi bencana longsor yang merenggut puluhan korban jiwa dan 80 orang lainnya masih dinyatakan hilang di desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Pesanan seribu nasi box tersebut seolah menjadi sebuah firasat akan terjadinya tragedi bencana tanah longsor di Bandung Barat, karena saat dipesan seribu nasi box tersebut, tidak tahu nasi box itu diperuntukan untuk siapa – siapanya, KDM spontan saja via ajudannya disuruh memesan 1.000 nasi box.

Saat bencana itu terjadi pada Sabtu, 24/01/2026 sekitar pukul 03.00 dini hari terjadinya tragedi musibah bencana longsor di Bandung Barat. Dan 1.000 nasi box yang dipesan KDM sebelumnya terjawab sudah, dibagikan kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor tersebut.

“Saya jam 12 siang kemarin itu pesan 1.000 nasi box, tapi tidak tahu peruntukannya untuk apa ?,” kata KDM sebagaimana dikutip koran indonesia.net dari Instagram @bewara_pangalengan pada Senin, 26/01/2025.

Caption: Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban tanah longsor di desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua,Kabupaten Bandung Barat/Tangkapan layar video Instagram @dedimulyadi71//

Relokasi warga Terdampak Longsor

Masih dalam video tersebut, KDM menyampaikan kepada masyarakat yang selamat dari terjangan tanah longsor di desa Pasirlangu, Cisarua Bandung Barat untuk direlokasi atau di pindah ke tempat yang aman.

Mendengar ucapan KDM warga sempat merasa kebingungan harus pindah kemana, sementara mereka hanya memiliki harta benda yang ada hanya di desa Pasirlangu yang rumah mereka sudah rata dengan tanah.

“Yang dimaksud pindah itu, KDM menjelaskan kepada masyarakat bahwa pindah itu, nanti Pemprov Jabar yang akan menyediakan lahannya dan membangunkan rumahnya,” tegas KDM.

Lalu menurut KDM emang mau tinggal di atas lahan bekas longsor yang di dalamnya banyak orang yang meninggal, kan meren geueuman dan gingiapeun di tanah itu ada puluhan orang yang meninggal.

“Sok parindahnya ke Pamarentah Provinsi Jawa Barat anu mindahkeunnana, ke dijieunkeun imahna,”tandas KDM.***

Scroll to Top